Tambangan, StartNews Harimau Sumatera yang terjerat di Desa Pastap Julu, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu (21/5/2023) sekitar pukul 17.00 WIB berhasil dievakuasi pihak terkait dari kebun milik warga.
Harimau tersebut kemudian dibawa ke Kantaor Balai Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) Panyabungan. Bahkan, jika memungkinkan harimau itu dibawa ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Padangsidempuan untuk direhabilitasi.

Informasi yang dihimpun StartNews dari berbagai sumber di Desa Pastap Julu, diperkirakan harimau itu terjerat pada Kamis malam lalu di kebun milik Dembak Nasution di Aek Nalomlom, Desa Pastap Julu.
Sebelumnya, Dembak Nasution memasang jerat babi di kebun miliknya. Namun, pada Jumat (19/5/2023) sekitar pukul 09.00 WIB, dia terkejut melihat binatang yang terjerat bukan babi, melainkan harimau yang beratnya sekitar 70 kilogram.
Kontan saja Dembak Nasution langsung pulang dan memberitahukan hal itu kepada aparat Desa Pastap Julu. Informasi itu kemudian diteruskan ke Balai TNBG dan BKSDA Padangsidempuan.
Sabtu (20/5/2023) pagi, pihak BKSDA, TNBG, dan lembaga Sumatera Rainforest Institute (SRI), Orang Hutan Information Center (OIC), Scorpoin Indonesia, dan KPH 8 berserta tim medis langsung turun ke Desa Pastap Julu untuk observasi.

Dibantu beberapa warga, personel Polsek Kotanopan dan Koramil 14 Kotanopan, tim berhasil mengevakuasi harimau yang terjerat dengan menembakkan obat bius ke badan harimau tersebut.
Setelah pingsan, harimau langsung dievakuasi warga ke Desa Pastap Julu dan dimasukkan ke kerangkeng yang sebelumnya sudah disiapkan BKSDA.
Kabid BKSDA Wilayah III Padangsidempuan Hermanto Sialagan yang dijumpai di Desa Pastap Julu mengatakan, setelah tim melakukan obsevasi, dipastikan binatang yang terjerat itu adalah harimau betina yang beratnya sekitar 70-80 kilogram.
Proses evakuasi memang tergolong lamban. Selain posisi harimau yang terjerat ditutupi semak belukar, posisi menembaknya juga sulit. Namun, berkat perjuangan tim, harimau itu akhirnya dapat dievakuasi.
Camat Tambangan Muslih yang dijumpai di Kantor Balai TNBG Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah Kotanopan di Tambangan mengucapkan terima kasih kepada Tim BKSDA yang telah berhasil mengevakuasi harimau dari kebun milik warga.
Sejak harimau itu terjerat, warga Pastap Julu selalu dihantui rasa takut. Namun, setelah Tim BKSDA berhasil mengevakuasi binatang yang dilindungi ini, warga Pastap Julu akan kembali beraktivitas ke kebun seperti biasa.
Reporter: Lokot Husda Lubis





Discussion about this post