Tambangan, StartNews – Suasana mencekam menyelimuti Desa Hutatonga AB, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam sepekan terakhir. Munculnya dua ekor beruang berukuran besar di areal perkebunan milik warga memicu teror dan rasa ketakutan bagi masyarakat setempat.
Kemunculan satwa liar ini kali pertama terekam oleh kamera ponsel seorang warga bernama Zulkarnain saat kedua beruang tersebut melintas di kebun karet milik H. Samsul.
Rekaman video yang memperlihatkan keberadaan predator itu kini menjadi bukti yang memperkuat kekhawatiran warga terhadap keselamatan mereka saat beraktivitas di ladang.
Kepala Desa Hutatonga AB Ali Muda Hasibuan mengataka posisi kemunculan beruang itu berada di lokasi yang dekat dengan pemukiman atau berjarak sekitar 300 meter dari batas desa. Kondisi ini membuat warga makin ketakutan, karena ancaman serangan bisa terjadi kapan saja.
“Warga Desa Hutatonga AB resah dan khawatir dengan kemunculan dua beruang ini. Warga berharap pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumut turun ke lokasi melihat langsung keberadaan beruang itu,” kata Ali Muda Hasibuan, Senin (26/1/2026) kemarin.
Meski sejauh ini kedua beruang tersebut hanya terpantau berada di kawasan perkebunan, Ali Muda menegaskan kehadiran binatang buas itu mengganggu ketenangan warga. Pihak desa telah melaporkan situasi itu kepada Camat Tambangan agar segera diteruskan ke pihak otoritas konservasi yang berwewenang.
Menanggapi laporan itu, Camat Tambangan Enda Mora Lubis menyatakan pihaknya telah melayangkan surat resmi kepada BKSDA Sumut sebagai langkah memberikan rasa aman kepada masyarakat yang kini dihantui teror beruang.
“Saat ini kita masih menunggu arahan dari BKSDA Sumut. Mudah-mudahan kemunculan kedua beruang ini mendapat respon cepat dari lembaga terkait,” ungkap Enda Mora Lubis.
Reporter: Sir





Discussion about this post