Seorang pekerja tambang emas ilegal di Kotanopan, Madina, tewas tertimpa pohon saat tidur di camp. Kasus ini kini dalam penyelidikan Polres Madina.
Panyabungan, StartNews – Seorang pekerja tambang emas ilegal berinisial A alias Awe (43), warga Desa Sirambas, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), tewas tertimpa pohon aren saat tidur di dalam camp peristirahatan. Peristiwa nahas ini terjadi di lokasi penambangan Desa Simpang Tolang, Kecamatan Kotanopan, Senin (19/10/2026) pukul 03.00 WIB.
Korban diketahui bekerja di lokasi tambang yang diduga dikendalikan oleh seorang warga berinisial SC, asal Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan. Insiden ini kembali menyoroti risiko keselamatan kerja yang kerap diabaikan dalam aktivitas pertambangan liar di Madina.
Kepala Desa Sirambas Ilman Suhdi membenarkan warganya meninggal dunia di tempat kejadian setelah tertimpa pohon berukuran besar di dalam area camp penambangan.
“Warga kami berinisial A alias Awe meninggal di tempat setelah tertimpa pohon besar di dalam camp tambang emas di Simpang Tolang. Korban sudah berada di rumah duka setelah dibawa rekan kerjanya menggunakan mobil. Warga telah berdatangan untuk melayat sebelum dibawa ke pemakaman,” ujar Ilman.
Sementara pihak pengelola tambang yang diduga berinisial SC saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp belum memberikan respons apapun, karena pesan tersebut masih berstatus centang satu.
Menanggapi insiden maut ini, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan. Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy membenarkan adanya peristiwa tersebut dan memastikan penanganannya telah ditangani oleh Polsek Kotanopan bersama jajaran Polres Madina.
“Pemeriksaan telah dilaksanakan untuk pengumpulan hasil penyelidikan terkait penyebab kematian dan apakah ada tidaknya unsur tindak pidana,” kata Bagus.
Reporter: Agus Hasibuan




Discussion about this post