Panyabungan, StartNews Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Sumatera Utara. Penandatanganan naskah kerja sama ini diadakan di Aula Pemkab Madina, Panyabungan, Kamis (5/8/2021).
Dalam kesempatan itu, Kepala BPTP Provinsi Sumatera Utara Khadijah El Ramija menyampaikan ketertarikan BPTP dalam pengembangan potensi pertanian di Kabupaten Mandailing Natal.
Selain memiliki potensi sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dan berkompeten dengan kualifikasi setingkat doktoral di bidangnya masing-masing, Khadijah juga yakin potensi pertanian dan sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Madina butuh polesan dan sumbangsih pemikiran. Sehingga, geliat potensi tersebut memberikan dampak positif bagi Pemkab Madina, khususnya pertumbuhan perekonomian masyarakat.
SDM yang dimiliki BPTP Provinsi Sumatera Utara merupakan doktoral (S-3) lulusan luar negeri dan dalam negeri, sehingga dapat dimanfaatkan ilmunya demi pengembangan potensi dan kemajuan dunia pertanian di wilayah Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, katanya.
Khadijah juga mengaku berasal dari daerah Mandailing Julu dan sudah mengenal Kabupaten Madina. Sehingga, dia berharap agar MoU tersebut berdampak positif bagi pengembanagan potensi pertanian di Kabupaten Madina.
Sementara Bupati Madina Jafar Sukhairi Nasution mengapresiasi terjalinnya kerja sama tersebut. Sukhairi juga meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menindaklanjuti kerja sama itu dalam bentuk nyata agar dapat dirasakan manfaatnya bagi peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Madina.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, saya sampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas perhatian BPTP Provinsi Sumatera Utara ke Kabupaten Mandailing Natal, sehingga terjalin MoU ini, kata Sukhairi.
Dia meminta para pimpinan OPD yang terkait langsung dengan MoU itu segera menindaklanjutinya dalam bentuk yang konkret, sehingga manfaat MoU itu segera dirasakan Pemkab Madina dan para pelaku pertanian.
Agar terwujud peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Mandailing Natal, tutur Sukhairi.
Bahkan, Suhairi mengibaratkan Bumi Mandailing Natal sebagai giant sleeping (raksasa tidur), karena mengandung potensi yang besar, tetapi belum banyak digali serta membutuh sentuhan dan polesan tangan-tangan ahli untuk mengelola dan mengembangkannya demi kemakmuran masyarakat.
Saya berharap sektor pertanian ini harus diprioritaskan. Ini juga didukung potensi pertanian Kabupaten Mandailing Natal yang sangat besar, sehingga harus dikelola dan dikembangkan secara tepat guna agar ancaman kekurangan bahan pangan dapat teratasi, paparnya.
Penanda-tanganan MoU dengan BPTP Provinsi Sumatera Utara itu juga disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Madina Gozali Pulungan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Madina Muktar Affandi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Madina Siar Nasution, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Madina Taufik Zulhandra Ritonga, Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa Parlin Lubis, Kepala Dinas Pariwisata Ahmad Yasir Lubis, dan beberapa pejabat terkait lainnya.
Reporter: Rls/Ika Rodhiah





Discussion about this post