MAN 1 Madina mencatatkan prestasi gemilang pada tahun 2026 dengan meloloskan 201 siswanya melalui jalur SPAN-PTKIN tanpa tes ke berbagai perguruan tinggi negeri.
Panyabungan, StartNews – Sebanyak 201 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Mandailing Natal (Madina) dinyatakan lulus Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) Tahun 2026. Capaian ini membawa MAN 1 Madina menjadi sorotan publik karena berhasil mendominasi kelulusan di tengah ketatnya persaingan seleksi nasional berbasis prestasi tahun ini.
SPAN-PTKIN merupakan jalur seleksi tanpa tes yang dikelola langsung oleh Kementerian Agama dengan menitikberatkan pada rekam jejak akademik siswa. Penilaian seleksi ini mencakup akumulasi nilai rapor, konsistensi prestasi selama masa sekolah, serta portofolio pendukung lainnya yang membuktikan kualitas intelektual siswa selama menempuh pendidikan di madrasah.
Keberhasilan menembus angka 201 siswa ini merupakan buah disiplin dan komitmen panjang yang diterapkan oleh lingkungan madrasah. Sejak awal tahun ajaran, para siswa telah diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai akademik dan membangun karakter belajar yang kuat guna menghadapi persaingan di tingkat nasional.
Kepala MAN 1 Madina Hj. Salbiah mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian bersejarah bagi institusi yang dia pimpin. Dia menegaskan angka ratusan siswa yang lulus ini merupakan hasil sinergi kolektif dari berbagai pihak yang terlibat dalam proses pendidikan.
“Alhamdulillah, capaian ini hasil dari proses yang panjang dan tidak mudah. Siswa telah menunjukkan kesungguhan dalam belajar, guru memberikan pembinaan yang maksimal, dan orang tua turut mendukung dengan doa serta perhatian. Ini adalah keberhasilan bersama,” ungkap Hj. Salbiah, Sabtu (11/4/2026).
Meski merayakan kesuksesan tersebut, Salbiah mengingatkan para siswa tersebut di perguruan tinggi hanya langkah awal dari perjuangan yang lebih berat. Dia berpesan agar seluruh siswa yang lulus tetap mempertahankan integritas dan etos kerja yang telah mereka pelajari selama di madrasah.
“Kelulusan ini adalah pintu masuk menuju tahap berikutnya. Di perguruan tinggi, para siswa akan menghadapi tantangan yang lebih besar, baik secara akademik maupun dalam kehidupan sosial. Oleh karena itu, kami berharap mereka mampu menjaga integritas, disiplin, serta semangat belajar yang telah dibangun selama di madrasah,” katanya.
Reporter: Rls





Discussion about this post