• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, Juni 22, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Soal Sewa Lahan, Pemkab Madina Berupaya Atasi Keluhan Pedagang Pasarbaru

by Redaksi
Selasa, 27 Desember 2022
0 0
0
Soal Sewa Lahan, Pemkab Madina Berupaya Atasi Keluhan Pedagang Pasarbaru

Kepala Dinas Perdagangan Madina Parlin Lubis. (FOTO: ISTIMEWA).

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) tidak akan lepas tangan untuk mengatasi keluhan para pedagang Pasarbaru Panyabungan terkait sewa lahan yang tidak diperpanjang oleh pemiliknya.

Sebelumnya, Syafaruddin tidak memperpanjang kontrak sewa lahan seluas 1.842 meter per segi yang digunakan sekitar 125 pedagang di tempat relokasi Pasarbaru Panyabungan untuk tahun 2023. Syafaruddin ingin mengelola sewa lahan tersebut secara pribadi.

Kami dari Dinas Perdagangan telah beberapa kali melakukan mediasi, tapi pemilik lahan tetap dengan keputusan untuk tidak menyewakan lagi kepada pemerintah. Tidak mungkin dipaksakan, kata Kepala Dinas Perdagangan Madina Parlin Lubis, Senin (26/12/2022).

Parlin mengungkapkan, Dinas Perdagangan telah memasukkan sewa tanah bagi para pedagang pada APBD 2023 sekitar Rp600 juta. Artinya, sejak awal ini sudah kami rencanakan untuk kembali memberikan subsidi kepada para pedagang, ungkapnya.

Dia mengatakan pemilik lahan tidak memberikan jawaban pasti terkait tidak diperpanjangnya kontrak lahan. Tidak ada. Hanya saja jawaban yang kami terima tidak lagi menyewakan kepada pemerintah, ujarnya.

Untuk alasan kenaikan harga sewa tidak ada diminta pemilik lahan. Bahkan dari kesepakatan dalam pertemuan beberapa hari lalu, Pak Capak (sapaan akrab Syafaruddin-red) justru membantu pedagang. Beliau juga sepakat untuk tidak memberatkan pedagang, tambahnya.

Parlin menerangkan, untuk pedagang yang berjualan di lahan Syafaruddin dikenakan tarif Rp10 ribu per lapak (2×2 M)/hari pemakaian. Tarif itu sudah termasuk biaya sewa lahan, biaya keamanan, dan biaya kebersihan. Namun, untuk lapak yang perputaran uangnya cepat ada yang dinaikkan jadi Rp15 ribu, tergantung pemilik lahan, ungkapnya.

Terkait biaya sewa yang telah dianggarkan, Parlin mengatakan, pihaknya tidak bisa memberikan subsidi karena item penganggaran pada APBD adalah sewa lahan.

Kalau nanti kita bayarkan kepada Pak Capak, kan, harus ada dokumen bukti pembayarannya. Item di APBD itu sewa lahan. Kalau dibayarkan artinya Pak Capak kembali menyewakan lahan, ini, kan, tidak. Kami tidak mungkin mengambil risiko terjadinya penyalahgunaan anggaran, sebutnya.

Parlin pun tak menampik nantinya akan ada dugaan pemerintah tidak adil terhadap pedangan karena ada yang sewa lahannya disubsidi dan ada yang tidak. Itu mungkin saja terjadi. Masalahnya bukan pemerintah tidak mau. Ada 12 pemilik lahan di sana dan hanya Pak Capak yang tidak menyewakan kembali, terangnya.

Lebih lanjut, Parlin memaparkan, pihaknya telah melakukan pembicaraan dengan Syafaruddin dan telah memutuskan beberapa hal. Salah satunya, Syafaruddin diharuskan membayar biaya kebersihan sebesar 25 persen dari total pendapatan selama satu tahun.

Angka yang diterima daerah sekitar Rp 45 juta. Itu dihitung dari jumlah lapak dikalikan uang kebersihan sebesar Rp2 ribu dikali 365 hari. Tetapi, karena selama ini PAD dari sana tidak pernah mencapai 100 persen, kami sepakati 50 persen dari total perhitungan tadi. Dari situ diambil yang 25 persen itu, tutupnya.

Sebelumnya, beberapa pedagang melakukan aksi damai di Kantor Bupati Madina untuk menyampaikan keluhan terkait masa kontrak lahan yang akan berakhir. Para pedagang tersebut diterima oleh Sekdakab Alamulhaq Daulay.

Reporter: Rls

Tags: Pasarbarupedagangpemkab madinaSewa Lahan
ShareTweet
Next Post
Tekan Laju Inflasi, Dinas Pertanian Madina Bagikan Ribuan Bibit Cabai

Tekan Laju Inflasi, Dinas Pertanian Madina Bagikan Ribuan Bibit Cabai

Discussion about this post

Recommended

Dinas PUPR Madina Perbaiki Jalan ke Desa Aekmata, Begini Respon Warga

Dinas PUPR Madina Perbaiki Jalan ke Desa Aekmata, Begini Respon Warga

4 tahun ago
Menag Minta Penyuluh Agama dan Penghulu Dukung Empat Program Prioritas

Menag Minta Penyuluh Agama dan Penghulu Dukung Empat Program Prioritas

2 tahun ago

Popular News

  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isak Tangis Istri dan Pesan Terakhir Muhammad Solih dari Lubang Tambang Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akun TikTok Wak Labu Bongkar Dugaan Pemerasan Kades di Siabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tangkap Tiga Mantan Petinggi BGN, Satu Sempat Buron ke Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026