Siswa SDN 101501 Bintuju ungkapkan rasa syukur kepada Presiden Prabowo dan Bupati Tapsel atas Program Makan Bergizi Gratis (mbg) yang tingkatkan kehadiran sekolah.
Tapsel, StartNews – Siswa-siswi SD Negeri 101501 Bintuju, Kecamatan Angkola Muaratais, Tapanuli Selatan (Tapsel) spontan menyampaikan pesan terima kasih dan rasa syukur kepada Presiden RI Prabowo Subianto serta Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu saat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (30/4/2026).
Kehadiran program nasional ini tidak sekadar memberikan asupan nutrisi, tetapi juga menjadi pemantik semangat belajar yang luar biasa bagi anak-anak di wilayah tersebut.
Kegembiraan terpancar jelas dari wajah Hafizah Arikah Lubis, siswi kelas V yang mengaku kini lebih bersemangat ke sekolah setiap pagi demi menikmati menu bergizi bersama teman-temannya. Dia merasa diperhatikan oleh negara melalui program yang digagas oleh Presiden Prabowo dan didukung penuh Pemerintah Kabupaten Tapsel.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Bapak Bupati. Kami berharap program ini membuat kami sehat, pintar dan menjadi yang terbaik di masa depan,” ujar Hafizah di hadapan rombongan bupati yang hadir meninjau distribusi makanan tersebut.
Gus Irawan Pasaribu, yang datang didampingi Ketua TP PKK Tapsel Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu, menyaksikan bagaimana anak-anak begitu lahap menyantap menu yang disediakan. Dia mengungkapkan dampak sosial program ini terasa instan, terutama dalam mengubah kedisiplinan siswa di sekolah.
“Anak-anak sekarang justru tidak mau absen sekolah karena takut ketinggalan makan bergizi. Ini bukti program ini berdampak langsung terhadap motivasi belajar mereka,” kata Gus Irawan.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala SD Negeri 101501 Bintuju Cahaya Harahap melaporkan, sejak program ini berjalan dalam dua pekan terakhir, tingkat kehadiran 275 siswanya meningkat drastis. Dia mencatat adanya perubahan perilaku siswa yang kini mengurangi kebiasaan jajan sembarangan dan lebih memilih menabung karena kebutuhan makan siang mereka sudah terpenuhi secara gratis dengan standar gizi yang tinggi.
“Gizi anak-anak sekarang lebih terjaga, karena mereka sarapan setiap hari di sekolah. Anak-anak juga semakin semangat datang ke sekolah, mereka merasa rugi kalau tidak masuk,” ungkap Cahaya.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post