• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, Maret 23, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Sepeda Bambu Buatan Indonesia Sudah Jalan-jalan ke Luar Negeri

by Redaksi
Kamis, 28 Juli 2022
0 0
0
Sepeda Bambu Buatan Indonesia Sudah Jalan-jalan ke Luar Negeri

Potret Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengajak Perdana Menteri (PM) Australia, Anthony Albanese (sebelah kiri) bersepeda pagi dari Istana Kepresidenan Bogor menuju Resto Raasaa yang terletak di Kebun Raya Bogor. (Foto: Kompas.com/Dok. Sekretariat Presiden).

ADVERTISEMENT

Bogor, StartNews Saat menyambut kedatangan Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese, Presiden Joko Widodo mengajak bersepeda pagi dari Istana Kepresidenan Bogor menuju Resto Raasaa yang terletak di Kebun Raya Bogor. Bukan acara sepedaan biasa. Kala itu Presiden Jokowi mengajak PM Australia bersepeda menggunakan sepeda bambu Spedagi.

Spedagi adalah sepeda bambu asli buatan Indonesia. Sepeda bambu ini dirancang oleh Singgih S. Kartono asal Temanggung, Jawa Tengah. Nama Spedagi berasal dari kata sepeda pagi, yaitu kegiatan yang rutin dilakukan oleh Singgih untuk menjaga kesehatan.

Berlatar belakang sebagai desainer yang hobi sepedaan, membuat Singgih tertarik dengan berbagai desain sepeda, salah satunya sepeda bambu dari Amerika. Dari ketertarikan tersebut dan berkat stok bambu yang melimpah di Indonesia, Singgih terdorong untuk membuat dan mengembangkan desain sepeda bambu asli Indonesia. Hingga akhirnya, pada awal 2013 Singgih mulai mengembangkan desain dan memulai produksi sepeda bambu.

Keunikan Sepeda Bambu

Untuk menjaga kualitas dan kenyamanan saat bersepeda, sepeda bambu dibuat dengan menggunakan jenis bambu yang tepat. Tujuannya agar sepeda bambu tetap kuat, nyaman, dan pastinya terlihat estetik.

Dengan berbagai macam pertimbangan, jenis bambu yang dipilih akhirnya adalah Bambu Petung (Dendrocalamus asper). Dipilihnya Bambu Petung karena termasuk jenis bambu terkuat dengan diameter besar dan berdinding tebal. Persediaan Bambu Petung pun melimpah di Indonesia.

Seperti sepeda pada umumnya, Spedagi memiliki beberapa pilihan desain yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Contoh, apabila Sobat Parekraf suka bersepeda santai di jalan raya dan trek kasar khas pedesaan, maka bisa memilih jenis Spedagi Dwiguna (dual track).Sedangkan kalau mencari sepeda yang nyaman di trek panjang yang mulus, maka Spedagi Dalanrata (road bike) pilihan tepat.

Sementara itu, untuk bersepeda di jalur pendek perkotaan, Sobat Parekraf bisa memilih jenis Spedagi Gowesmulyo (joy bike) dan Spedagi Rodacilik (minivelo). Karena kedua jenis sepeda bambu tersebut memiliki ban berukuran kecil yang praktis, sehingga nyaman digunakan di jalur perkotaan.

Meski tampilannya terlihat sederhana, tetapi sepeda bambu dari Spedagi tetap nyaman digunakan. Hal ini dibuktikan dengan kondisi Spedagi yang tetap dalam keadaan baik tanpa kerusakan saat melakukan lolos uji kendaraan Jakarta-Madiun dengan jarak tempuh 750 km dan total beban 90 kg.

Sepeda Bambu Keliling Dunia

Dikenal unik dan menarik, sangat masuk akal jika sepeda bambu buatan Indonesia menarik perhatian banyak orang. Tidak hanya di dalam negeri, ternyata keberadaan sepeda bambu asli Indonesia ini sukses menarik perhatian pasar internasional.

Sangat membanggakan, pasalnya hampir 95% produk sepeda bambu yang dihasilkan oleh Singgih dan timnya berhasil diekspor ke berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Brazil, Jepang, Korea Selatan, Hongkong, Singapura, Australia, Selandia Baru, hingga berbagai negara di Eropa.

Tertarikgowespakai sepeda bambu buatan Indonesia?

Reporter: Rls

Tags: IndonesiaJalan-JalanLuar NegeriSepeda Bambu
ShareTweet
Next Post
Serahkan Petikan SK, Bupati Madina Minta 483 PPPK Guru Tingkatkan Mutu Pendidikan

Serahkan Petikan SK, Bupati Madina Minta 483 PPPK Guru Tingkatkan Mutu Pendidikan

Discussion about this post

Recommended

Puluhan Hektare Sawah Gagal Panen di Panyabungan Barat Akibat Dua Sungai Meluap

Puluhan Hektare Sawah Gagal Panen di Panyabungan Barat Akibat Dua Sungai Meluap

3 bulan ago
Debat Publik Pilkada Madina, Paslon ON MA Seolah Hanya Diperjuangkan Partai Gerindra

Jawaban Menohok Atika ke Harun di Debat Publik Pilkada Madina

1 tahun ago

Popular News

  • Pemkab Madina Somasi Media Online Terkait Tudingan Pungli Kadinkes

    Pemkab Madina Somasi Media Online Terkait Tudingan Pungli Kadinkes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025