• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Januari 18, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Sampaikan 9 Tuntutan, Gordang Sambilan Centre Demo di Rumah Dinas Bupati dan DPRD Madina

by Redaksi
Senin, 5 Januari 2026
0 0
0
Sampaikan 9 Tuntutan, Gordang Sambilan Centre Demo di Rumah Dinas Bupati dan DPRD Madina

Panyabungan, StartNews – Seratusan orang yang tergabung dalam Gordang Sambilan Centre berunjuk rasa di depan Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal (Madina) dan Gedung DPRD Madina, Panyabungan, Senin (5/1/2026).

Aksi yang dimotori Miswaruddin Daulay itu diawali di Rumah Dinas Bupati Madina yang berada di Desa Parbangunan. Dalam aksi itu, massa menyampaikan aspirasi mereka dan sempat membakar ban di depan pagar rumah dinas sebagai bentuk protes.

Massa menuntut Bupati Madina Saipullah Nasution untuk keluar menemui mereka dan memberikan jawaban atas sejumlah persoalan yang disampaikan. Namun, karena tidak mendapat respons, massa kemudian bergerak menuju Gedung DPRD Madina untuk melanjutkan aksi.

Dalam unjuk rasa tersebut, Gordang Sambilan Centre menyampaikan sembilan poin tuntutan. Pada poin pertama, massa mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengungkap secara transparan dugaan keterlibatan Bupati Madina Saipullah Nasution beserta pihak-pihak terkait dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang terjadi di Madina dan sempat menggegerkan masyarakat.

Selain itu, massa juga meminta KPK RI memeriksa Marzuki Nasution serta memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait OTT yang terjadi pada Juli 2025, karena dinilai menimbulkan kegaduhan dan tanda tanya di tengah masyarakat.

Gordang Sambilan Centre turut mendesak Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) RI untuk memeriksa seluruh harta kekayaan Saipullah Nasution selama menjabat di Direktorat Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI. Mereka menduga adanya indikasi korupsi, pengalihan aset kepada pihak terafiliasi, serta dugaan manipulasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang sempat dipersoalkan pada Pilkada Madina 2024.

Dalam tuntutan lainnya, massa menagih pertanggungjawaban Saipullah Nasution terkait utang Pilkada 2024 kepada Gordang Sambilan Centre yang hingga kini belum diselesaikan. Utang tersebut disebut berkaitan dengan pengadaan, pendistribusian, pemasangan, serta penjagaan Alat Peraga Kampanye (APK).

Massa juga meminta Menteri Dalam Negeri RI memproses laporan dugaan pelanggaran Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, terkait mutasi jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilakukan Bupati Madina sebelum enam bulan masa jabatan tanpa izin tertulis dari Mendagri.

Selain itu, Gordang Sambilan Centre mendesak DPRD Madina menggunakan Hak Interpelasi untuk memanggil dan memeriksa bupati atas dugaan pelanggaran sumpah jabatan serta kebijakan yang dinilai bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

DPRD Madina juga diminta menggunakan Hak Angket terkait penerbitan Surat Edaran Bupati Nomor 660/0898/DLH/2025 tentang penghentian Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Massa menilai kebijakan tersebut diterbitkan tanpa solusi nyata bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor pertambangan.

Dalam kesempatan itu, massa turut menyoroti persoalan pedagang Pasar Lama dan Pasar Eks Bioskop, serta menuntut keterbukaan akses bagi insan pers di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.

Gordang Sambilan Centre juga mendesak aparat penegak hukum, kepolisian, dan kejaksaan untuk mengusut dugaan pungutan liar dan gratifikasi jabatan di lingkungan OPD Pemkab Madina, termasuk dugaan intimidasi terhadap sejumlah perusahaan perkebunan sawit di Madina.

Sebagai tuntutan terakhir, massa meminta Bupati Madina Saipullah Nasution segera mengundurkan diri dari jabatannya, karena dinilai tidak lagi mencerminkan kepemimpinan yang amanah dan telah mengeluarkan sejumlah kebijakan yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Aksi unjuk rasa berlangsung dengan damai dan mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan.

Reporter: Fadli Mustafid

Tags: bupatidemodprdGordang SambilanmadinaRumah Dinas
ShareTweet
Next Post
Wakil Ketua DPRD Madina Terima Massa Gordang Sambilan Centre, Janji Bahas Tuntutan

Wakil Ketua DPRD Madina Terima Massa Gordang Sambilan Centre, Janji Bahas Tuntutan

Discussion about this post

Recommended

Calon Bupati Madina Saipullah Nasution Cek Kesehatan di RSUD Panyabungan

Calon Bupati Madina Saipullah Nasution Cek Kesehatan di RSUD Panyabungan

1 tahun ago
Hari Ini Presiden Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024

Hari Ini Presiden Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024

11 bulan ago

Popular News

  • Hasil Evaluasi Kemenpan-RB 2025, Pelayanan Publik Pemkab Madina Raih Kategori C

    Hasil Evaluasi Kemenpan-RB 2025, Pelayanan Publik Pemkab Madina Raih Kategori C

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi di Sumut Melonjak 53 Persen, Angka Pengangguran Berhasil Ditekan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Temukan Mayat Pria dengan Luka Sayat di Hutan Nabundong Paluta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lansia di Padangsidimpuan Tewas Ditabrak Angkot Usai Salat Subuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Atika Azmi ‘Goda’ Faslah Siregar Gabung Gerindra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025