Ribuan warga menghadiri Tabligh Akbar Pekan Eksyar dan Digital Tapanuli 2026 di Masjid Syahrun Nur. Agenda ini fokus pada pemulihan ekonomi pascabencana melalui sinergi spiritual dan digitalisasi.
Tapsel, StartNews – Ribuan jamaah memadati Masjid Syahrun Nur, Sipirok, untuk mengikuti Tabligh Akbar Pekan Ekonomi Syariah (Eksyar) dan Digital Tapanuli 2026 pada Rabu (6/5/2026). Agenda ini menjadi panggung konsolidasi spiritual sekaligus penggerak utama pemulihan ekonomi masyarakat Tapanuli Selatan pascabencana.
Dai nasional Anugerah Cahyadi, akrab disapa Ucay, dalam tausiyahnya mengatakan bencana merupakan momentum penting untuk memperbaiki kualitas keimanan dan solidaritas sosial. Dia mengajak umat untuk tetap teguh menghadapi ujian dengan tetap menghormati guru dan orang tua sebagai fondasi keberkahan hidup.
“Musibah bukan tanda lemahnya iman, tetapi ujian untuk naik kelas. Dari sini, umat harus bangkit, termasuk dalam membangun ekonomi berbasis kebersamaan,” ujar Ucay.
Dalam kesempatan tersebut, Ucay juga mengapresiasi kepemimpinan Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, yang dinilainya hadir secara langsung di tengah masyarakat saat masa krisis melanda.
Menurut dia, pemimpin yang bekerja nyata di tengah bencana adalah sosok yang layak untuk mendapatkan dukungan penuh dari rakyatnya.
Sementara Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu menegaskan Pekan Eksyar dan Digital Tapanuli bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Dia menjelaskan acara ini merupakan strategi konkret untuk mempercepat pemulihan ekonomi daerah melalui model ekonomi berjamaah yang melibatkan kolaborasi lintas sektor.
“Kondisi pascabencana memang berat. Tapi kita tidak boleh berhenti. Dengan kolaborasi dan ekonomi berbasis kebersamaan, kita bangkit bersama,” tegas Gus Irawan.
Gus Irawan juga mengapresiasi dukungan Bank Indonesia dalam mendorong literasi ekonomi syariah serta digitalisasi transaksi di wilayah Tapanuli Selatan. Langkah ini diyakini dapat membuka peluang usaha baru dan mempercepat perputaran roda ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.
Sejalan dengan hal itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga Riza Putera menyatakan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Fokus utama kerja sama ini mencakup pengembangan ekonomi syariah, perluasan inklusi keuangan, dan digitalisasi guna mempercepat pemulihan kondisi sosial-ekonomi pascabencana.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post