• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, November 3, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Presiden Minta Pemda Pakai Anggaran Tak Terduga untuk Tekan Inflasi

by Saparuddin Siregar
Kamis, 18 Agustus 2022
0 0
0
Presiden Jokowi Sebut Ketidakpastian Global Makin Meningkat Tahun 2022

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah (Pemda) menggunakan pos anggaran belanja tak terduga dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk menekan laju inflasi di daerah.

Kepala Negara mengatakan pertimbangan menggunakan anggaran belanja tak terduga muncul saat dia melakukan kunjungan kerja ke Merauke. Untuk itulah, Presidenmemerintahkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengeluarkan regulasi guna memberikan payung hukum

“Saya sudah memerintahkan Menteri Dalam Negeri untuk mengeluarkan keputusan tersebut. Entah surat edaran yang menyatakan bahwa anggaran tidak dapat digunakan untuk menyelesaikan inflasi di daerah,” kata Presiden saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (28/8/2022).

Presiden menceritakan, saat ke Merauke, kepala daerah mengeluhkan bagaimana stok beras melimpah, tetapi tidak ada yang membeli.Kepala Negara menyebut biaya transportasi menjadi kendala dalam distribusi barang-barang produksi lokal.

“Ada daerah lain yang kekurangan beras, kenapa enggak ngambil dari Merauke yang harganya masih murah? Problemnya transportasi mahal,” ungkap Presiden.

“Saya sampaikan kemarin di rapat Menteri Dalam Negeri. Ia mengatakan bahwa anggaran tidak bisa digunakan untuk menutup biaya transportasi bagi barang-barang yang ada,” kata Presiden.

Untuk itu, Presiden meminta agar para bupati, wali kota, dan gubernur betul-betul mau bekerja sama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan pusat. Hal ini agar dapat dikoordinasikan secara langsung untuk melakukan pengendalian inflasi.

“Ini harus disambungkan, karena negara ini negara besar sekali, 514 kabupaten/kota, 34 sekarang 37 provinsi. Dengan DOB (Daerah Otonomi Baru) yang baru, ini negara besar,” katanya.

Reporter: Rls

Tags: Anggaran Tak TerdugaInflasiJokowiPemdaPresiden
ShareTweet
Next Post
Camat Panyabungan Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan di Lapangan Kayujati

Camat Panyabungan Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan di Lapangan Kayujati

Discussion about this post

Recommended

Negara Tak Boleh Lepas Tangan Soal Kesehatan Pesantren di New Normal

Negara Tak Boleh Lepas Tangan Soal Kesehatan Pesantren di New Normal

6 tahun ago
Percepat Pembangunan Daerah, Gubsu Teken MoU dengan Lima PT di Tabagsel

Percepat Pembangunan Daerah, Gubsu Teken MoU dengan Lima PT di Tabagsel

4 tahun ago

Popular News

  • KH Fikri Haikal Zainuddin MZ Tampil di Acara Tablig Akbar yang Dihelat PT AR

    KH Fikri Haikal Zainuddin MZ Tampil di Acara Tablig Akbar yang Dihelat PT AR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sedih..! Wings Air Stop Penerbangan Madina-Medan Gegara Masalah Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saud Usman Beri Beasiswa S-2 untuk Tiga Lulusan Terbaik STAIN Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026