Polsek Hutaimbaru memanfaatkan tradisi memancing lokal “Rap Makkail” di Padangsidimpuan sebagai strategi memperkuat koordinasi keamanaan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) antara kepolisian dan warga.
Padangsidimpuan, StartNews – Polsek Hutaimbaru mengoptimalkan kearifan lokal melalui kegiatan ‘Rap Makkail’ atau memancing bersama sebagai sarana interaksi sosial guna memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Kegiatan yang diadakan di Kolam Pancing Gunung Sisada Sada, Kelurahan Panyanggar, Kota Padangsidimpuan itu diikuti ratusan warga, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan itu mengalihkan fungsi arena pemancingan menjadi ruang komunikasi informal antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Panitia membatasi peserta sebanyak 150 lapak dengan menebar total 500 kilogram ikan yang terdiri atas 300 kilogram ikan dasar dan 200 kilogram ikan mas. Berbagai perlombaan serta hadiah menarik disiapkan untuk menyemarakkan suasana, mulai dari sepeda listrik sebagai hadiah utama, gawai, peralatan memancing, hingga peralatan rumah tangga.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Kapolsek Hutaimbaru AKP Edi Sitompul bersama Direktur PT Koalesi Group Indonesia Ridwan Fariadi Harahap.
Kapolsek mengatakan pendekatan persuasif berbasis kearifan lokal ini dirancang untuk mencairkan sekat komunikasi antara institusi kepolisian dan warga. Menurut dia, pemeliharaan ketertiban wilayah akan lebih efektif jika dibangun di atas fondasi kebersamaan yang cair dan partisipatif.
“Rap Makkail ini bukan hanya tentang memancing, tetapi juga bagaimana kita menjaga tradisi, mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi bersama masyarakat,” ujar AKP Edi Sitompul.
Sentuhan humanis dalam menjaga kondusivitas wilayah ini juga mendapat dukungan dari jajaran pimpinan daerah. Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky hadir langsung menyerahkan hadiah kepada para pemenang kompetisi, termasuk kepada Rudi Alamsyah yang meraih juara pertama kategori ikan terberat.
Juga hadir Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe, Ketua DPRD Padangsidimpuan Sri Fitrah Munawaroh, serta Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan.
Kapolres Padangsidimpuan menekankan pentingnya ruang dialog nonformal seperti ini untuk menyerap aspirasi warga secara langsung tanpa batasan protokoler yang kaku.
“Selain menjaga tradisi dan mempererat silaturahmi, kegiatan seperti ini menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang lebih baik,” katanya.
Sementara Direktur PT Koalesi Group Indonesia Ridwan Fariadi Harahap menegaskan kegiatan Rap Makkail bukan sekadar perlombaan memancing, melainkan upaya menjaga tradisi, mempererat silaturahmi, dan membangun komunikasi yang positif antara Polri dan Forkopimda bersama masyarakat.
Rangkaian acara yang diisi dengan perlombaan, hiburan, hingga makan bersama tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga usai pukul 13.00 WIB.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post