Peserta Latsarmil SPPI asal Padangsidimpuan, Novia Rahmadhani Sihotang (25), meninggal dunia saat mengikuti pelatihan di Jakarta.
Padangsidimpuan, StartNews – Kabar duka menyelimuti Kota Padangsidimpuan setelah seorang peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), Novia Rahmadhani Sihotang (25), meninggal dunia saat mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) di Jakarta.
Warga Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Wek V, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, ini tengah menjalani pelatihan intensif yang dijadwalkan berlangsung selama satu bulan. Program SPPI yang diikutinya merupakan bagian dari inisiatif untuk mendukung pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).
Pihak keluarga mengaku terpukul setelah menerima kabar duka tersebut pada Selasa (22/6/2026) sore. Kepergian Novia meninggalkan duka mendalam, terlebih pihak keluarga mengetahui almarhumah berangkat ke Jakarta dalam kondisi yang sehat dan penuh semangat untuk menempuh pendidikan.
Ayah kandung Novia, Syawaluddin Sihotang, mengaku terkejut dan sedih atas musibah yang menimpa putrinya tersebut.
“Kami sangat terkejut saat menerima kabar duka itu,” ujar Syawaluddin Sihotang dengan nada penuh duka saat dikonfirmasi mengenai kepergian putrinya.
Hingga saat ini, pihak keluarga dan kerabat masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai kronologi serta proses pemulangan jenazah Novia Rahmadhani Sihotang dari Jakarta ke rumah duka di Kota Padangsidimpuan.
Reporter:Lily Lubis





Discussion about this post