Ketua Komandan Madina Mhd. Dayrobi Nasution menekankan potensi penambahan kursi DPRD Mandailing Natal (Madina pada Pemilu 2029 wajib meningkatkan kualitas perjuangan aspirasi rakyat.
Panyabungan, StartNews – Ketua Koalisi Mahasiswa Pemuda Mandailing Natal (Komandan Madina) Mhd. Dayrobi Nasution menegaskan potensi penambahan kursi DPRD Kabupaten Madina pada Pemilu 2029 tidak hanya seremoni penambahan jumlah legislator, melainkan momentum penguatan fungsi pengawasan terhadap pemerintah daerah.
Dia menyampaikan penegasan itu sebagai respons atas Focus Group Discussion (FGD) yang digelar KPU Madina pada Kamis, 23 April 2026, yang memproyeksikan penataan daerah pemilihan seiring pertumbuhan jumlah penduduk.
Dayrobi menyatakan perluasan ruang representasi ini merupakan peluang positif bagi keterwakilan masyarakat di parlemen. Meski mengapresiasi perkembangan tersebut, dia memberikan catatan kritis bahwa esensi penambahan kursi adalah dampak nyata yang dirasakan oleh konstituen di tingkat akar rumput.
“Ini tentu kita apresiasi sebagai perkembangan yang baik. Semakin banyak kursi, maka ruang representasi masyarakat juga semakin terbuka,” ujar Robi Nasution dalam pernyataan pers yang diterima pada Sabtu (25/4/2026).
Menurut Robi, bertambahnya jumlah wakil rakyat harus berbanding lurus dengan ketajaman DPRD dalam mengawal kebijakan publik. Dia mengingatkan agar penambahan alokasi kursi ini tidak kehilangan substansi hanya karena fokus pada pembagian wilayah dapil semata. Fokus utama tetap pada bagaimana setiap individu yang duduk di kursi legislatif mampu menjaga integritas dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat Madina.
“Yang utama bukan pada jumlahnya, tetapi bagaimana fungsi DPRD itu benar-benar berjalan. Aspirasi masyarakat harus diperjuangkan dan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan harus dilaksanakan secara serius dan bertanggung jawab,” katanya.
Selaku pemerhati kebijakan pemerintah daerah, Robi juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas yang lebih kuat seiring dengan gemuknya postur parlemen pada masa depan. Dia berharap penambahan kuantitas ini memicu iklim demokrasi yang lebih sehat dan mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kabupaten.
Robi juga mengatakan Komandan Madina akan memantau proses ini agar tujuan luhur dari keterwakilan rakyat tidak tergerus oleh kepentingan politik sesaat. Dia ingin memastikan penambahan kursi adalah investasi untuk kesejahteraan publik.
“Momentum ini harus dimaknai sebagai upaya memperkuat peran DPRD, bukan sekadar menambah kursi. Harus ada dampak nyata bagi masyarakat,” tutur Robi Nasution.
Reporter: Sir





Discussion about this post