Padangsidimpuan, StartNews – Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan dua orang pemuda dalam kondisi luka parah di tanjakan Parsalakan, Kota Padangsidimpuan, Minggu (25/1/2026).
Kedua pemuda yang diketahui berasal dari Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) itu ditemukan warga dalam keadaan wajah bonyok, memar, dan berdarah.
Video penemuan korban kali pertama diunggah oleh akun Facebook Sisupir Motor. Dalam rekaman itu, salah satu korban bernama Ando Simatupang terlihat duduk menahan sakit di pinggir jalan. Sementara rekannya, Yusfat, mengalami pembengkakan parah pada bagian wajah.
Kepada perekam video, mereka mengaku menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekitar 20 orang saat berada di salah satu kafe di kawasan Bukit Simarsayang.
Meskipun dalam kondisi fisik yang lemah, Ando mengaku mengenali wajah beberapa pelaku yang menyerang mereka. Kejadian ini menambah catatan hitam keamanan di kawasan Bukit Simarsayang yang belakangan ini memang tengah menjadi sorotan publik.
Perekam video sempat menyinggung kawasan tersebut sedang rawan kriminalitas, termasuk peristiwa penusukan warga Sipirok yang sempat viral beberapa waktu lalu.
Dalam dialog tersebut, kedua korban sempat bertanya mengenai lokasi pengobatan terdekat, karena belum mendapatkan perawatan medis sama sekali.
Pengunggah video kemudian menyarankan agar keduanya segera mencari bidan atau tempat berobat terdekat sebelum melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke Polsek Hutaimbaru.
Meski korban sempat merasa ragu untuk melapor, penggiat media sosial itu menegaskan pentingnya menempuh jalur hukum karena mereka merupakan korban kekerasan.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait laporan maupun tindak lanjut atas dugaan pengeroyokan massal tersebut.
Kondisi keamanan di kawasan Simarsayang kini kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat yang berharap adanya pengawasan lebih ketat dari aparat penegak hukum.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post