• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Juni 19, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pemuda Ansor Madina Bantu Nenek Ana yang Asuh Tiga Cucunya

by Redaksi
Jumat, 24 Juni 2022
0 0
0
Pemuda Ansor Madina Bantu Nenek Ana yang Asuh Tiga Cucunya

FOTO: ISTIMEWA.

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Kisah pilu yang dialami Nenek Ana Nasution (72 tahun) dan ketiga cucunya menggugah kepedulian Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Mandailing Natal (Madina) bersama PAC Kecamatan Panyabungan Barat.

Setelah melihat kondisi Nenek Ana Nasution yang merawat tiga cucunya yang anak yatim, organisasi pemuda ini langsung memberikan bantuan berupa beras, telur, minyak goreng, mi instan, gula pasir, dan sejumlah uang sebagai tali asih.

Bantuan tersebut langsung diserahkan Ketua GP Ansor Madina Sahnan bersama jajaran pengurus PAC GP Ansor Panyabungan Barat ke rumah Nenek Ana di Lingkungan IV, Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat.

Mendapat bantuan tersebut, Nenek Ana mengucapkan banyak terima kasih. Mudah-mudahan tambah rejekinya dan diberikan kesehatan oleh Allah SWT, kata Nenek Ana.

Kisah pilu Nenek Anak bersama cucunya ini sudah ramai diberitakan media massa. Nenek Ana yang sudah renta mengasuh tiga cucunya yang masih anak-anak: Muhammad Rasyid (7), Fatimah Sari (9), dan Muhammad Rasyid (13). Keluarga ini tinggal di Lorong Beirut, Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Madina.

Ana menceritakan, ketiga cucu yatim piatunya tersebut bersekolah di SD Inpres Kelurahan Longat. Nenek Ana harus membanting tulang demi menghidupi ketiga cucunya yang masih kecil. Bertani hanya itu yang bisa aku lakukan membesarkan ketiga cucu dengan seorang diri, ujarnya.

Tak banyak yang bisa dia lakukan ketika menjadi seorang petani di usia senja sepertinya. Pendapatannya yang kecil membuat dirinya tidak mampu memenuhi kebutuhan makan serta kebutuhan perlengkapan sekolah ketiga cucunya.

Bertani seusia saya berapalah hasil yang bisa didapat. Makan dengan garam serta lauk ikan asin kecil, cuma itu yang bisa aku dapatkan. Pensil dan buku serta keperluan sekolah lainnya tak bisa aku penuhi seutuhnya, tambahnya.

Dia merawat ketiga cucu dari anak laki-lakinya dengan ikhlas. Nenek Ana menceritakan, sebelum meninggal, menantu perempuannya terdaftar sebagai keluarga penerima mamfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH).

Bantuan uang tunai (PKH) dalam kurun setahun yang sudah kami terima di dua tahap pencarian ini sebesar Rp 400 ribu dari pendamping, sebutnya.

Sementara bantuan pangan nontunai (BPNT) yang belakangan dicairkan di Kantor Pos Panyabungan hingga hari ini belum sampai ke tangan mereka.

Bantuan pangan non tunai (BPNT) berbentuk sembako, terakhir mereka diarahkan untuk menjemput bantuan tersebut ke Kantor Pos Panyabungan. Cucunya sebagai pewaris utama yang terdaftar di kartu keluarga, berangkat menjemputnya ke sana.

Seharian menunggu di Kantor Pos, dapat kabar dari sana, katanya bantuan sudah dialihkan ke kecamatan. Sementara ditanya di kecamatan tidak ada bantuan sembako tersebut, entah kemana rimbanya.

Kini sang nenek beserta ketiga cucunya harus rela bertahan hidup dengan makan seadanya, di rumah kecil sederhana berukuran 3 × 5 meter berdindingkan kayu berlantai semen. Rumah kecil warisan almarhum orangtua mereka menjadi satu-satunya saksi bisu suka dan duka perjalanan hidup mereka.

Reporter: Sir/Digtara

Tags: longatmadinaNenek AnapanyabunganPemuda Ansor
ShareTweet
Next Post
Dikunjungi Kapolres Madina, Dua Cucu Nenek Ana Pengen Jadi Polisi

Dikunjungi Kapolres Madina, Dua Cucu Nenek Ana Pengen Jadi Polisi

Discussion about this post

Recommended

Gabung Kloter 15, 49 Calhaj dari Kotanopan Menuju Masjid Agung Nur Ala Nur

Gabung Kloter 15, 49 Calhaj dari Kotanopan Menuju Masjid Agung Nur Ala Nur

2 tahun ago
World Superbike Race I Ditunda Akibat Hujan Lebat

World Superbike Race I Ditunda Akibat Hujan Lebat

5 tahun ago

Popular News

  • Mensesneg Ungkap Alasan Pencopotan Dadan dari Jabatan Kepala BGN

    Kejagung Tangkap Tiga Mantan Petinggi BGN, Satu Sempat Buron ke Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isak Tangis Istri dan Pesan Terakhir Muhammad Solih dari Lubang Tambang Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akun TikTok Wak Labu Bongkar Dugaan Pemerasan Kades di Siabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026