• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, April 22, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Menjelang Pelantikan Pengurus KWRI Madina, Arjun Kritisi Kinerja Insan Pers

by Redaksi
Senin, 17 Januari 2022
0 0
0
Ketua Pemuda Pancasila Madina Minta 16 Nelayan Batahan Dipulangkan

Ketua MPC Pemuda Pancasila Madina Akhmad Arjun Nasution. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Insan pers dan media massa pada era kebebasan informasi saat ini jangan sampai menyajikan berita menyimpang dari kaidah jurnalistik, apalagi menjurus kepada berita hoax dan pencemaran nama baik personal tertentu.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Akhmad Arjun Nasution menyampaikan hal itu pada Senin (17/1/2022) saat dimintai tanggapannya terkait Agenda Pelantikan dan Program Kerja 100 Hari KWRI (Komite Wartawan Republik Indonesia) Kabupaten Madina yang diketuai oleh Bode Tanjung yang juga Wakil Ketua II MPC PP Madina.

Arjun menjelaskan, penerapan kebebasan pers di negara demokrasi harus tetap dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Bukan malah mewujudkan ketegangan-ketegangan yang berpotensi menuai konflik sebagai imbas dari kebebasan pers yang melampaui batas dan kebablasan.

Media massa dan para awak media, kata dia, harus menyajikan berita yang objektif, independen, dan berimbang. Narasi yang disajikan dalam berita harus bersifat aktual dan faktual, bukan sekadar dugaan tidak berdasar, apalagi menjurus kepada fitnah dan rekayasa.

Fenomena saat ini, menurut Arjun, banyak muncul berita hoax, yang terkadang melalui saluran media masa atau portal-portal berita dan media sosial. Kondisi ini tentunya bisa menimbulkan keresahan dan ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah, TNI/Polri, bahkan kepada pers itu sendiri. Berita hoax juga dapat menimbulkan segmen yang tidak sehat di alam demokrasi, bahkan banyak masyarakat menghabiskan energi untuk sekadar berdebat di dunia maya.

Arjun menyarankan agar masyarakat, apalagi pers, tidak menyebarkan berita-berita yang diragukan kebenarannya, apalagi yang diketahui hanya berita hoax.

“Di sinilah peranan pers, harus tetap menyajikan berita-berita berkualitas, factual, dan berimbang, serta dapat memberikan informasi kepada masyarakat lebih sejuk dan dinamis. Pers harus memberikan informasi, mendidik, menjembatani para pihak serta memberikan edukasi dan hiburan kepada masyarakat,” ujar Arjun.

Dia menambahkan, insan pers harus selalu mengedepankan profesionalisme dalam bekerja. Profesionalisme tersebut dilakukan dengan menerapkan dan mengedepankan prinsip check and balance dalam pemberitaan dan pengelolaan media massa.

Selain mengedepankan prinsip check and balance, Arjun juga mengajak insan pers, khususnya yang tergabung dalam KWRI, untuk tidak menggiring opini yang salah.

“Jangan sampailah menggiring opini yang salah. Kita harus mengedepankan etika sebagai orang Mandailing yang selalu terbuka dan santun dalam berkomunikasi. KWRI kedepan harus menjaga nama baik dan professional, terang Arjun.

Arjun juga berharap agar insan pers memperperhatikan akurasi data dan validitas fakta dalam menyajikan informasi. Insan pers juga harus mampu memisahkan antara hubungan personal dan hubungan pekerjaan/profesi.

Jangan sampai hubungan personal yang kurang baik bisa menghasilkan berita yang buruk, karena adanya hubungan yang tidak bagus antar personal tersebut. Tetap jaga objektivitas dalam pembuatan berita, kata Arjun.

Arjun menilai KWRI di bawah kepemimpinan Bode Tanjung memiliki program kerja yang riil dalam mengedepankan profesionalisme dan meningkatkan kompetensi insan pers serta banyak melakukan kaloborasi dengan berbagai pihak.

Reporter: Lokot Husda Lubis

Tags: Akhmad ArjunInsan PersKWRI MadinaPemuda PancasilaPengurus
ShareTweet
Next Post
Didukung 13 Ormas, Ludfan Nasution Optimistis Masuk Nominasi Komisioner KPID Sumut

KWRI Madina Dukung Ludfan Nasution Jadi Komisioner KPID Sumut

Discussion about this post

Recommended

Istimewa, Syahrul M. Pasaribu Terima KAHMI Award

Istimewa, Syahrul M. Pasaribu Terima KAHMI Award

1 tahun ago
Tak Mau Proyek Asal Jadi, Wali Kota Sibolga Masuk Drainase

Tak Mau Proyek Asal Jadi, Wali Kota Sibolga Masuk Drainase

4 tahun ago

Popular News

  • Pegawai BPBD Madina Akui Terima Uang untuk Calo Honorer, Seret Pejabat BKPSDM

    Pegawai BPBD Madina Akui Terima Uang untuk Calo Honorer, Seret Pejabat BKPSDM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Protes Jalan Rusak di Pantai Barat Viral, Netizen Pertanyakan Aliran Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Nama-nama Petugas Haji Kloter 6 Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025