Medan, StartNews – Industri pariwisata Sumatera Utara (Sumut) menunjukkan tren positif pada penutup tahun 2025. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) melalui tiga pintu masuk utama pada Desember 2025 tercatat mencapai 23.542 kunjungan. Angka tersebut mencerminkan kenaikan signifikan sebesar 12,17 persen dibandingkan November 2025 yang tercatat sebanyak 20.987 kunjungan.
Peningkatan ini tidak hanya terjadi secara bulanan, tetapi juga terlihat jelas dalam akumulasi sepanjang tahun. Selama periode Januari hingga Desember 2025, total kunjungan wisman ke Sumut mencapai 292.481 kunjungan.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024 yang berjumlah 250.413 kunjungan, maka sektor pariwisata mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 16,80 persen.
Pihak BPS Sumut menjelaskan, performa apik ini didorong oleh berbagai momentum libur akhir tahun yang menarik minat warga negara asing untuk berkunjung. Dalam keterangannya, BPS Sumut menyatakan pencapaian ini merupakan sinyal kuat pemulihan dan daya tarik destinasi wisata lokal yang makin kompetitif di kancah internasional.
“Sepanjang Januari hingga Desember 2025, jumlah wisman yang berkunjung di Sumatera Utara naik 16,80 persen bila dibandingkan pada periode yang sama tahun 2024, yaitu dari 250.413 kunjungan naik menjadi 292.481 kunjungan pada periode 2025. Hal ini menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten bagi pariwisata daerah,” tulis BPS Sumut di laman resminya yang dilihat pada Rabu (4/2/2026).
Seiring dengan meningkatnya arus masuk turis, sektor perhotelan juga merasakan dampak positif. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sumut pada Desember 2025 mencapai rata-rata 44,43 persen. Angka ini mengalami kenaikan 1,81 persen poin jika disandingkan dengan kondisi pada November 2025 yang hanya berada di level 42,62 persen. Kenaikan okupansi ini sejalan dengan tingginya permintaan akomodasi selama masa liburan pergantian tahun.
Meskipun jumlah kunjungan dan okupansi hotel meningkat, rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang justru mengalami sedikit koreksi. Tercatat, rata-rata lama menginap tamu asing maupun domestik pada Desember 2025 adalah 1,24 malam.
Durasi itu mengalami penurunan tipis sebesar 0,08 persen poin dibandingkan dengan capaian November 2025 yang tercatat selama 1,32 malam. Fenomena ini mengindikasikan bahwa meskipun volume wisatawan bertambah, durasi tinggal mereka per kunjungan cenderung lebih singkat.
Kenaikan jumlah kunjungan wisman di pengujung tahun 2025 diharapkan menjadi modal awal yang kuat bagi Pemerintah Provinsi Sumut untuk terus menggenjot promosi wisata pada tahun 2026.
Sinergi antara fasilitas akomodasi yang memadai dan aksesibilitas melalui tiga pintu masuk utama tetap menjadi kunci dalam mempertahankan pertumbuhan positif sektor pariwisata di masa mendatang.
Reporter: Sir





Discussion about this post