Panyabungan, StartNews Komunitas Minang Kabau Saiyo (MKS) Mandailing Natal (Madina) menggelar acara Baralek Gadang untuk merayakan khatam Al Quran TPA-MKS angkatan ke-28 tahun ajaran 2021/2022 di halaman Masjid Taqwa Panyambungan pada Sabtu dan Minggu (18-19/6/2022).
Perayaan khatam Al Quran juga dirangkai dengan lomba MTQ dan pawai ta’ruf keliling pusat kota Panyabungan dengan iringan drum band MAN 1 Panyanungan.
“Biasanya kita juga menampilkan tambua tansa (semacam alat musik gendang khas Minang) sebagai pengiring. Tapi, tahun ini hanya drum band,” kata Mulyadi Salayan, ketua panitia.

Yang istimewa tahun ini, pawai ta’aruf tidak hanya diikuti oleh 60 santriwan dan santriwati TPA-MKS, tetapi juga diikuti Bundo Kanduang-MKS untuk memeriahkan iring-iringan pawai.
Pada acara puncak, diadakan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba. Tampak hadir Lurah Panyabungan III, Lurah Kayujati, dan Ketua MUI Madina di barisan kursi undangan.
Ketua Umum Minang Kabau Saiyo Madina Defrion Caniago mengatakan operasional TPA-MKS bersifat sosial. Anak yatim digartiskan biaya SPP dan biaya khatam.
Anak dari keluarga ekonomi lemah kita subsidi. Jadi, tidak ada lagi alasan tidak mengaji karena keterbatan biaya, katanya.
Dia mengatakan pada tahun ke-28 TPA MKS, akan dibuka kelas lanjutan MDTA dan kelas tahfiz.
Pada kesempatan itu, MKS-Madina diwakili Ninik Mamak Irwan Datuk Simarajo memberikan sertifikat penghargaan untuk dua kategori: donatur dan bapak angkat terbaik dan tokoh penggerak tebaik.
Untuk kategori donatur dan bapak angkat terbaik, penghargaa diberikan kepada Dian Lukman, Elvi, Suabakri, Anita Rahmadona, dan Roni Chandra.
Sementara kategori tokoh penggerak terbaik, penghargaan diberikan kepada Fauzul Fi Amri (penggerak dakwah MKS) dan Muhammad Amin Tanjung (humas MKS).
Ketua MUI Madina Muhammad Nasir dalam tausiyahnya menekankan pentingnya pengenalan Al Quran sedari dini. Dia juga mengapresiasi program pendidikan yang dirancang MKS.
“Menanamkan nilai-nilai agama sejak di bangku sekolah serta membiasakanmenghafal Al Quran adalah sebuah keharusan dan kewajiban. Sebab, jika ditanamkan sejak dini, jiwa Al Quran akan sempurna, ujarnya.
Acara tersebut ditutup dengan pengumuman juara MTQ TPA-MKS. Selain mendapat piala dan bingkisan berupa alat tulis, para juara 1, 2 dan 3 putra-putri juga mendapatkan tabungan.
Reporter: Rls





Discussion about this post