• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Maret 13, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Klarifikasi Isu Pungli di SMPN 1 Sayurmatinggi Tapsel: Murni Miss Komunikasi

by Redaksi
Sabtu, 14 Februari 2026
0 0
0
Dugaan Pungli Jam Mengajar Guru Sertifikasi di SMPN 1 Sayur Matinggi Tapsel

FOTO: ISTIMEWA.

ADVERTISEMENT

Polemik pungli di SMPN 1 Sayurmatinggi Tapsel berakhir damai. Simak klarifikasi resmi Dinas Pendidikan dan pihak sekolah terkait isu miss komunikasi ini.

Tapsel, StartNews – Dugaan pungutan liar terkait pembagian jam mengajar bagi guru bersertifikasi di SMP Negeri 1 Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan  (Tapsel), akhirnya menemui titik terang. Polemik yang sempat memanas tersebut dipastikan bukan praktik pungli, melainkan murni akibat kesalahan komunikasi antar pihak internal sekolah.

Persoalan ini sebelumnya memicu perbincangan publik setelah muncul kabar yang menyebutkan oknum kepala sekolah berinisial NSS diduga mematok biaya sebesar Rp5 juta per guru untuk mendapatkan jam mengajar.

Namun, dalam pertemuan yang melibatkan Dinas Pendidikan Tapanuli Selatan pada Jumat (13/2/2026), kabar tersebut dibantah dan dinyatakan sebagai informasi yang tidak berdasar.

Guru honorer bersertifikasi yang sempat memberikan pernyataan awal, DA, secara terbuka mengaku tidak memiliki bukti valid atas tuduhan tersebut. Dia menjelaskan kegaduhan yang terjadi merupakan dampak kurangnya konfirmasi kepada pihak sekolah sebelum informasi tersebut menyebar ke permukaan.

“Ya, saya tidak mengetahui persoalan sepenuhnya dan tanpa lebih dahulu konfirmasi ke ibu kepala sekolah. Tanpa ada paksaan dari pihak manapun, saya meminta maaf kepada Bapak Bupati, Ibu Plt. Kadis Pendidikan, Kepala Sekolah, dan seluruh masyarakat yang membaca berita tersebut. Saya tegaskan kembali, ini murni karena miss komunikasi,” ungkap DA dalam pertemuan di hadapan jajaran Dinas Pendidikan Tapsel.

Senada dengan hal itu, Kepala SMP Negeri 1 Sayurmatinggi Nurlena Sari Siregar membantah adanya banderol harga untuk jam mengajar di instansi yang dia pimpin. Dia menyayangkan terjadinya simpang siur informasi yang sempat mencoreng nama baik dunia pendidikan di Tapanuli Selatan, tetapi memilih untuk fokus pada solusi dan perbaikan komunikasi kedepannya.

“Saya juga memohon maaf karena miss komunikasi yang mengakibatkan polemik ini. Terima kasih kepada Ibu Plt Kadis Pendidikan dan jajaran yang telah sigap memperjelas persoalan, sehingga masalah ini tidak berlarut-larut,” ujarnya.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Tapsel Efrida Yanti Pakpahan mengambil langkah cepat setelah mendapat laporan saat dirinya sedang berada di Jakarta. Setelah melakukan mediasi dan mempertemukan kedua belah pihak, Efrida memastikan operasional sekolah sudah kembali normal tanpa ada kendala administratif maupun praktik pungutan yang dituduhkan.

“Alhamdulillah semua sudah clear setelah kita turun dan mempertemukan kedua pihak. Ternyata hanya didasari simpang siur informasi dan miss komunikasi. Semua sudah normal tanpa ada ini dan itu,” jelas Efrida Yanti Pakpahan.

Efrida meminta semua pihak mengakhiri polemik ini dan tidak lagi memperpanjang spekulasi yang ada. Pihak Dinas Pendidikan juga menjamin pengawasan akan lebih diperketat agar insiden serupa tidak terulang kembali, baik di SMPN 1 Sayurmatinggi maupun di sekolah-sekolah lain di Tapanuli Selatan.

Reporter: Lily Lubis

Tags: KlarifikasiMiss KomunikasiPungliSMPN 1 SayurmatinggiTapsel
ShareTweet
Next Post
Tim Jibom Gegana Ledakkan Granat Militer di Padangsidimpuan

Tim Jibom Gegana Ledakkan Granat Militer di Padangsidimpuan

Discussion about this post

Recommended

LSM Tri Sakti Cium Bau Korupsi Pengadaan APD untuk Desa-desa di Madina

LSM Tri Sakti Cium Bau Korupsi Pengadaan APD untuk Desa-desa di Madina

5 tahun ago
ACT Diduga Gelapkan Dana Umat, Sufmi Dasco Minta Polri Usut Tuntas

ACT Diduga Gelapkan Dana Umat, Sufmi Dasco Minta Polri Usut Tuntas

4 tahun ago

Popular News

  • HUT Ke-27 Madina, Bupati Soroti 1.200 Km Jalan Rusak dan Isu Mundurnya 6 Kepala OPD

    HUT Ke-27 Madina, Bupati Soroti 1.200 Km Jalan Rusak dan Isu Mundurnya 6 Kepala OPD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Besok Kabupaten Madina Berusia 27 Tahun, Ini Agenda Peringatannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MARPOKAT Desak Pemkab Madina Legalkan Tambang Rakyat Demi Kepastian Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof. Sumper Mulia Harahap Dilantik sebagai Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Tembak Pria Asal Madina yang Membunuh Lansia di Angkola Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025