Insiden kebakaran ruko, kios, dan mobil L300 di Desa Manunggang, Padangsidimpuan, diduga dipicu aktivitas pelangsir BBM ilegal yang kini diusut polisi.
Padangsidimpuan, StartNews – Aktivitas pelangsir Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal diduga kuat menjadi pemicu kebakaran hebat yang memusnahkan satu unit rumah toko (ruko), dua kios, serta satu unit mobil Mitsubishi L300 di Desa Manunggang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Senin (19/10/2026) malam.
Dugaan praktik pengangkutan dan penyimpanan BBM tanpa izin tersebut mencuat dari penelusuran warga yang melihat mobil L300 melakukan pengisian BBM secara berulang di SPBU Manunggang sebelum titik api membakar ruko milik Muhammad Parlindungan Lubis serta kios milik Yati Kesuma Batubara dan Rosita Siregar.
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Padangsidimpuan dikerahkan sebanyak lima armada sesaat setelah menerima laporan pukul 20.13 WIB dan baru berhasil memadamkan kobaran api sekitar pukul 21.00 WIB.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kota Padangsidimpuan Ashadi Mukhtar membenarkan seluruh penanganan darurat telah selesai dan lokasi kejadian kini dipasang garis polisi untuk kepentingan investigasi.
“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian,” kata Ashadi.
Dugaan praktik penyalahgunaan BBM ilegal ini makin menguat seiring munculnya informasi warga terkait adanya lokasi penyimpanan BBM rahasia di sekitar pemukiman Manunggang yang disinyalir melibatkan jaringan penimbun lokal.
Menanggapi maraknya informasi mengenai keterlibatan aktivitas penimbunan BBM ilegal dalam insiden kebakaran ini, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky memastikan akan memanggil pihak-pihak terkait, termasuk pengelola SPBU dan pemilik kendaraan.
Dia mengatakan pihaknya langsung merespons laporan masyarakat dan tengah menelusuri indikasi tindak pidana BBM tersebut. “Terima kasih infonya, Pak, akan kita selidiki,” ujar AKBP Noval melalui pesan tertulis.
Hingga saat ini, polisi masih menghitung total kerugian material dan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan guna memastikan kronologi serta keterlibatan pihak yang bertanggung jawab atas dugaan praktik BBM ilegal tersebut.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post