• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Kasus Unila, PTN Diminta Transparan Penerimaan Mahasiswa Jalur Mandiri

by Redaksi
Rabu, 24 Agustus 2022
0 0
0
Kasus Unila, PTN Diminta Transparan Penerimaan Mahasiswa Jalur Mandiri

Ilustrasi.

ADVERTISEMENT

Medan, StartNews Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani terkait suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Unila menggelar aksi di gedung Rektorat.

Setidaknya ada tujuh poin yang menjadi tuntutan mahasiswa dalam aksi tersebut. Satu di antaranya menuntut transparansi seluruh anggaran penggunaan dana kampus. Termasuk transparansi terhadap mekanisme dan penggunaan anggaran penerimaan mahasiswa baru.

Menanggapi hal itu, Spesialis Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK Dion Hardika Sumarto mengatakan, transparansi dana kampus mesti menjadi atensi pimpinan kampus agar tidak terjadi diskriminasi hak pendidikan. Tanpa indikator yang jelas dan transparan, justru menjadi potensi besar muncul praktek penyuapan dalam sistem penerimaan mahasiswa baru.

Terkait jalur mandiri dan regular harus lebih transparan. Rencana jumlah yang akan diterima berapa harus jelas. Indikator kriterianya juga harus jelas, jangan tahu-tahu namanya muncul ternyata tiba-tiba ada penyuapan. Karena semua warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang baik. Jangan karena mereka punya uang, kemudian mendiskriminasi orang yang nggak punya modal, kata Dion dalam dialog lintas Medan pagi di RRI Medan, Rabu (24/8/2022).

Apalagi saat ini KPK juga memiliki aplikasi JAGA kampus yang bisa menjadi media pengaduan masyarakat yang mengetahui adanya praktek korupsi di lingkungan kampus. Aplikasi JAGA ini juga bisa meningkatkan partisipasi publik dalam mengawasi maupun melaporkan tindak pidana korupsi.

Kita sudah pantau di PTN Badan Hukum terutama di yang besar-besar sudah menciptakan kanal khusus di jaga.co.id itu. Bahkan, di JAGA kampus sudah kita dorong transparansinya. Berapa belanja kampus, jumlah dosennya berapa, dan mahasiswanya, ungkap Dion.

Hal yang sama juga dikatakan Spesialis Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK Anggi Fitria Mamonto. Pihaknya menilai KPK sudah jauh hari mengeluarkan surat edaran nomor 07 tahun 2002 tentang penyempurnaan tata kelola penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri S1 perguruan tinggi negeri.

Fenomena yang terjadi itu seperti gunung es. Ternyata yang di bawahnya itu besar. Kita dari KPK tidak capek-capek menyebarkan penyuluhan anti-korupsi, jelas Anggi.

Sementara seorang penyuluh antikorupsi Sumut, Peranita Sagala, mengungkapkan salah satu bentuk kampanye penolakan anti-korupsi di dunia kampus, yakni memberikan pemahaman kepada semua pihak mulai dari pimpinan, dosen, dan mahasiswa bahwa segala bentu penyelewengan, terutama penggunaan anggaran, menjadi potensi besar munculnya indikasi korupsi.

Seluruh Indonesia sekitar ada 2.046 ya (penyuluh). Di Sumut terdata 76 orang yang tergabung di forum Kompak Sumut ada 30-an orang. Kalau kita di pendidikan anti-korupsi sebenarnya tujuannya tidak mau korupsi. Kalau 2 ribu dibandingkan 220 juta kan jauh kurang ya, harus diperbanyak. Saya kira juga lebih banyak jumlah koruptor daripada penyuluh anti-korupsi, jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI Nadiem Makarim menampung usulan masyarakat terkait aspirasi yang menginginkan agar penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri supaya dihapuskan. Hal itu dikatakan Nadiem saat menggelar rapat kerja bersama Komisi X DPRD RI pada Selasa, 23 Agustus 2022. Nadiem memastikan pemerintah akan mencoba mengkaji ulang dan menampung usulan dari seluruh pihak, agar tidak ada lagi praktek pungli ataupun indikasi korupsi di dunia pendidikan termasuk di perguruan tinggi.

Reporter: RRI

Tags: Jalur MandiriKasus UnilaPenerimaan MahasiswaPTNTransparan
ShareTweet
Next Post
Sidempuan Heboh, BONAS Cup Tampilkan Model ala Citayam Fashion Week

Sidempuan Heboh, BONAS Cup Tampilkan Model ala Citayam Fashion Week

Discussion about this post

Recommended

Madina Dapat Bantuan Logistik Penanggulangan Bencana dari Pemprov Sumut

Madina Dapat Bantuan Logistik Penanggulangan Bencana dari Pemprov Sumut

2 tahun ago
Paslon SAHATA Tegaskan Presiden Prabowo Bukan Hanya Milik Partai Tertentu

Jika SAHATA Menang, UKT Mahasiswa Madina di STAIN Disubsidi Pemerintah Daerah

1 tahun ago

Popular News

  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025