• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Oktober 1, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Jelang Muktamar NU, IMANU Layangkan Banyak Tudingan

by Saparuddin Siregar
Rabu, 24 November 2021
0 0
0
Jelang Muktamar NU, IMANU Layangkan Banyak Tudingan

FOTO: RRI

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews Ikatan Mahasiswa Nahdlatul Ulama (IMANU) kembali menggelar aksi di depan Istana Merdeka, Selasa (23/11/2021). Dalam aksinya, merekamenuntut agar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tidak melakukan intervensi menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 yang akan diselenggarakan di Lampung.

Mahasiswa juga menuding adanya penyalahgunaan anggaran yang dilakukan menjelang Muktamar NU ke-34 untuk pemenangan kakak kandungnya yang sebagai calon ketua PBNU, Yahya Cholil Staquf, dengan bukti-bukti yang ada menunggangi program moderasi beragama.

Mereka menduga ada upaya melakukan sabotase dalam Muktamar NU tersebut. Mahasiswa jugameminta kepada beberapa oknum agar tidak memecah-belah NU dengan pernyataan keberlangsungan acara Mukhtamar NU, padahal bukan panitia atau pengurus PBNU.

Bukti bahwa Kementerian Agama dengan berbagai macam hal yang telah dilakukan, seperti mem-booking tujuhhotel di Lampung mengatasnamakan Kemenag, melakukan agenda terselubung atas nama kegiatan dialog kerukunan internal umat beragama di Hotel Aria Barito,tudingKoordinator Aksi IMANU Rosi di Jakarta, seperti dilansir RRI.co.id,Selasa (23/11/2021).

Dia juga mengklaim hal ini sudah menjadi bukti kuat sebagai dasar untuk reshuffle. Selain itu, Kemenag dituduhtelah melakukan intervensi struktural kepada rektor maupun Kanwil untuk membantu pemenangan calon.

Selama pandemi, Kementerian Agama juga ditudingbanyak menjalankan program yang terindikasi korupsi dan tidak diselesaikan.

“Berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) bahwa ASN di tingkat instansi pemerintah manapun harus bersikap netral, bahwa ASN harus bersikap netral dalam berpolitik. Setiap ASN tidak boleh berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun, serta tidak boleh ikut berkampanye dengan menggunakan fasilitas negara,” ujarnya.

Sumber: RRI

Tags: demoIMANUMuktamar NUTudingan
ShareTweet
Next Post
Atika Tinjau TPA Sampah di Panyabungan Barat

Atika Tinjau TPA Sampah di Panyabungan Barat

Discussion about this post

Recommended

Ade Jona Pimpin Gerindra Sumut Gantikan Gus Irawan

Ade Jona Pimpin Gerindra Sumut Gantikan Gus Irawan

2 tahun ago
Banjir Bandang Terjang Dusun Lubuk Sihim, Rumah Warga Rusak dan Jalan Terputus

Banjir Bandang Terjang Dusun Lubuk Sihim, Rumah Warga Rusak dan Jalan Terputus

10 bulan ago

Popular News

  • Polri Pangkas Birokrasi SKCK, Bebas Pungli, dan Cetak Mandiri Mulai 2027

    Polri Pangkas Birokrasi SKCK, Bebas Pungli, dan Cetak Mandiri Mulai 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berpapasan Jarak 20 Meter dengan Harimau, TNBG Amankan Warga dan Satwa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026