• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Februari 14, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Ini Kategori Pengguna Narkotika yang Mendapat Tindakan Rehabilitasi

by Redaksi
Rabu, 17 November 2021
0 0
0
Sita Sabu 122 Kg, Polda Sumut Tangkap Lima Bandar Narkoba Jaringan Internasional

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjuntak. (FOTO: HUMAS POLDASU)

ADVERTISEMENT

Medan, StartNews Pengguna narkotika jenis sabu-sabu di bawah 1 gram bakal mendapatkan tindakan rehabilitasi. Mereka dikategorikan sebagai korban penyalahgunaan narkotika.

Selain sabu-sabu, tindakan rehabilitasi juga diterapkan pada pengguna narkotika jenis ganja. Rehabilitasi dapat dilakukan apabila penggunaan didapati di bawah 5 gram. Demikian juga pada korban penyalagunaan ekstasi harus di bawah 8 butir untuk bisa menjalani rehabilitasi.

Lebih dari itu, mereka yang terlibat dengan barang haram tersebut akan ditindak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku salah satunya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Terkait rehabilitasi tersebut, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan Polda Sumatera Utara telah menerapkan aturan tindakan rehabilitasi itu kepada korban penyalahgunaan narkotika.

Dia menyebut penerapan itu meneruskan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 4 Tahun 2010 Tentang Penempatan Penyalahgunaan, Korban Penyalahgunaan dan Pecandu Narkotika Kedalam Lembaga Rehabilitasi Medis dan Rehabilitasi Sosial.

“Kita sudah menerapkan surat Mahkamah Agung yang mengisyaratkan bahwa pengguna narkotika jenis sabu-sabu di bawah 1 gram itu dilakukan rehabilitasi. Termasuk juga ganja di bawah 5 gram dan ekstasi di bawah 8 butir,” ungkapnya pada konfrensi pers pemusnahan barang bukti hasil tangkapan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara yang berlangsung di Mapolda Sumatera Utara, Selasa (16/11/2021).

Dalam SEMA Nomor 4 Tahun 2010 disebutkan kriteria tersebutyang terdapat pada nomor 2 butir b, bahwa untuk kelompok metamphetamin 1 gram, kelompok MDMA atau ekstasi 2,4 gram setara 8 butir, kelompok heroin 1,8 gram, kokain 1,8 gram, ganja 5 gram, daun koka 5 gram, meskalin 5 gram, psilosybin 3 gram.

Selanjutnya, d-lysergic acid diethylamide (LSD) 2 gram, phencyclidine 3 gram,fentanil 1 gram, metadon 0,5 gram, morfin 0,96 gram, kodein 72 gram, bufrenorfin 32 mg.

Panca mengatakan korban penyalahgunaan narkotika merupakan seorang pengguna yang tidak tahu dan terbawa arus hingga terjerumusmenikmati barang haram tersebut. “Kita sepakat yang kita kejar dan binasakan adalah para pengedar,” tambahnya.

Eks Kapolda Sulawesi Utara itu pun mengingatkan agar program rehabilitasi itu tidak dijadikan sebagai modus dalam mengedarkan narkotika. Dia menegaskan pihaknya bersama timPencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Sumatera Utara telah komitmen dalam memberantas peredaran narkotika.

“Saya ingatkan ini. Ini bukan salah satu nanti dijadikan modus. Besok diecer 1 gram, jangan berpikir seperti itu. Karena apapun modus yang dilakukan, percayalah kejahatan pasti meninggalkan jejak,” tegasnya.

Perlu diketahui, hadir dalam kesempatan itu Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin, Kepala BNN Provinsi Sumatera Utara Brigjend Pol Toga H Panjaitan, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Edyward Kaban dan Wakapolda Sumatera Utara Brigjend Pol Dadang Hartanto. Mereka menyaksikan pemusnahan barang bukti hasil tangkapan Ditres Narkoba Polda Sumatera Utara selama periode bulan Juli 2021 hingga bulan Oktober 2021. Diantaranya, 203 Kg sabu-sabu, 71,7 Kg ganja, 7.150 butir ekstasi.

Teranyar, dari 203 Kg sabu-sabu yang diamankan, 122 Kg sabu-sabu diantaranya diamankan dalam kurunwaktu sebulan sejak 24 September 2021 hingga 26 Oktober 2021. Petugas mengamankan sabu-sabu tersebut dari tiga daerah diantaranya Kota Tanjungbalai, Kabupaten Deli Serdang dan Kota Medan yang merupakan jaringan narkotika internasional Malaysia-Indonesia.

Sumber: RRI

Tags: Irjen Pol Panca PutraKapolda SumutPengguna NarkotikaTindakan Rehabilitasi
ShareTweet
Next Post
Bupati Madina Serahkan Bantuan Atensi Kemensos untuk 112 PPKS

Bupati Madina Serahkan Bantuan Atensi Kemensos untuk 112 PPKS

Discussion about this post

Recommended

Polres Mandailing Natal Gelar Apel Operasi Lilin Toba 2020

5 tahun ago
Dinas Pertanian Madina Salurkan Bantuan Bibit Buah untuk 8 Poktan

Dinas Pertanian Madina Salurkan Bantuan Bibit Buah untuk 8 Poktan

4 tahun ago

Popular News

  • DPC IMA STAIN Madina Demo DPRD Terkait Program MBG

    DPC IMA STAIN Madina Demo DPRD Terkait Program MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungli Jam Mengajar Guru Sertifikasi di SMPN 1 Sayur Matinggi Tapsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelajar Tewas Usai Tabrak Truk Parkir di Batang Ayumi Julu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Bidik Jaya sebagai Tersangka Tragedi Tambang Emas Ilegal di Kotanopan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perseteruan Panas Bos WiFi vs Wartawan di Madina Berujung Aksi Saling Lapor Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025