• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, September 4, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Hayuara Net ‘Dibungkam’

OLEH: Roy Dzannun | Pemimpin Redaksi Hayuaranet.id

by Saparuddin Siregar
Kamis, 7 Desember 2023
0 0
0
Hayuara Net ‘Dibungkam’

Roy Dzannun. (FOTO: DOK. PRI)

ADVERTISEMENT

SAYA pikir masa-masa pembungkaman media telah berakhir. Ternyata tidak. Hanya saja cara dan modelnya berbeda dengan masa lampau ketika Orde Baru belum runtuh. Kemarin malam, media siber HayuaraNet yang saya asuh telah di-take down otoritas Facebook karena website-nya dilaporkan sebagai sumber tak terpercaya atau provokator.

Akibatnya, seluruh postingan berita yang saya share lewat Facebook, Instagram, dan Threads dihapus otoritas Facebook. Tak hanya itu, setiap akun yang pernah membagikan pranala (link) dari www[dot]hayuaranet[dot]id akan mendapat notifikasi seperti gambar di bawah ini. Setelah saya diskusi dengan beberapa orang, termasuk ahli IT, disepakati benar website tersebut telah dilaporkan atau di-RAS orang-orang tertentu. Sebab, dari beberapa kemungkinan, hanya pelaporan yang masuk akal.

Apakah saya akan berhenti membuat berita? Tidak. Justru dengan adanya, apa yang saya sebut pembungkaman media ini, membuat saya semakin percaya bahwa laporan-laporan fakta yang saya sajikan berada pada track yang benar. Tidak mungkin ada pelaporan seperti itu tanpa ada pihak yang merasa terganggu dan risih. Dapat dipastikan, pihak yang bisa melakukan ini adalah ‘sesuatu yang besar dan berpengaruh tanpa akal sehat’.

Sebagai tambahan informasi, awalnya postingan bersumber dari website HayuaraNet yang dihapus bermula pada pertengahan November 2023. Lalu, semakin ke sini penghapusan semakin masif dan puncaknya tadi malam, Rabu (6/12/2023) dengan seluruh postingan yang memuat link website dihapus dengan alasan melanggar standar komunitas.

Dalam rentang penghapusan itu, ada tiga isu penting yang menjadi prioritas utama pemberitaan saya, yakni anggaran stunting, tambang ilegal di Kotanopan, dan perbedaan sikap Kejaksaan Negeri Madina terhadap pelaksanaan bimtek kepala desa. Entah mana yang membuat mereka panik, tapi yang pasti saya belum berniat berhenti memberitakannya. Tabik. (*)

Tags: DibungkamHayuara NetOpini
ShareTweet
Next Post
Ketua PWI Madina Minta Insan Pers Proaktif Kawal Pemilu 2024 Lewat Pemberitaan

Ketua PWI Madina Minta Insan Pers Proaktif Kawal Pemilu 2024 Lewat Pemberitaan

Discussion about this post

Recommended

Sejumlah Penyakit Tropis Ini Harus Diwaspadai

Sejumlah Penyakit Tropis Ini Harus Diwaspadai

4 tahun ago
Pasar Tapanuli

Temu Pers

11 bulan ago

Popular News

  • Ancam Kuras Dana Desa, Kadis PMD Madina Larang Kades Ikut Bimtek ‘Siluman’ di Medan

    Ancam Kuras Dana Desa, Kadis PMD Madina Larang Kades Ikut Bimtek ‘Siluman’ di Medan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Bisnis, Bonggol Jagung Sumut Tembus Pasar Jepang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Mantan Pejabat Pemkab Madina Divonis Bebas, Ada Apa dengan Dakwaan Jaksa?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelantikan 11 Pejabat Eselon II Pemkab Madina Mendadak Ditunda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sembilan Pejabat Eselon II Pemkab Madina Tempati Posisi Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026