• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Maret 4, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Harimau Ancam Keselamatan Warga Desa Pastap, Petugas Pasang Kandang Jebak

by Redaksi
Selasa, 6 Juni 2023
0 0
0
Harimau Ancam Keselamatan Warga Desa Pastap, Petugas Pasang Kandang Jebak

FOTO: STARTNEWS/LOKOT HUSDA LUBIS.

ADVERTISEMENT

Tambangan, StartNews Lagi-lagi harimau bikin warga resah. Kali ini binatang buas ini muncul lagi di kebun milik warga di Desa Pastap, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Petuga Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara terpaksa memasang kandang jebak demi keselamatan warga dan harimau itu.

Warga Desa Pastap secara jelas melihat harimau itu, Minggu (4/6/2023) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, Bahrin (55) sedang duduk di pondok kebun miliknya di wilayah Aek Bonban yang berjarak sekitar 50 meter dari desa. Tiba-tiba dia mendengar suara ayam peliharaannya berisik dan berlarian dari kandangnya. Kontan saja Bahrin keluar dari pondoknya dan memanjat pohon untuk melihat penyebab ayamnya berlarian.

Bahrin terkeju melihat ayamnya dikejar harimau. Menurut dia, harimau itu cukup besar. Badannya kurus dan kakinya seperti pincang. Lantaran gagal memangsa ayam, harimau pun pergi. Sedangkan Bahrin langsung pulang dan memberitahukan kejadian itu ke aparat desa untuk diteruskan ke Kantor Camat Tambangan, Balai Taman Nasional Batang Gadis (TNBG), dan BKSDA Sumut.

Kepala Desa Pastap Muhammad Raja Lubis mengatakan munculnya harimau di kebun warga diketahui sejak Sabtu (3/6/2023) lalu. Saat itu, beberapa warga melihat jejak harimau di kebun mereka yang berjarak 1 kilometer dari desa. Temuan jejak harimau itu dilaporkan ke pihak kecamatan, Balai TNBG, dan BKSDA Sumut.

Pada Minggu (4/6/2023) sekitar pukul 16.00 WIB, Bahrin melihat harimau itu hendak memangsa ayamnya yang dipelihara di kebun. Penampakan harimau itu makin membuat warga resah, sehingga mereka tidak tidak berani beraktivitas di kebun.

Petugas BKSDA Sumut, Balai TNBG, KPH Wilayah VIII Kotanopan, Camat Tambangan Muslih, dan personil Polsek Kotanopan kemudian memasang kandang jebak, Senin (5/6/2023) sore. Kandang jebak ditempatkan di kebun warga yang berjarak sekitar 50 meter dari desa. Tujuannya, menjaga keselamatan warga dan harimau tersebut.

Kepala Seksi PTN Wilayah II Kotanopan Balai TNBG Mahnafruzar mengatakan kendang jebak itu untuk menyelamatkan harimau yang berkeliaran di kebun, sehingga tidak mengganggu warga. Walau membuat warga resah, menurut dia, bukan berarti harimau itu boleh dibunuh. Untuk keselamatan warga dan harimau, kita pasang kandang jebak, katanya.

Dia mengimbau warga tidak memasang jerat atau jebakan babi atau hewan lainnya. Sebab, jebakan itu dapat mengundang datangnya harimau. Sebab, harimau berkeliaran mencari mangsa. Kalau ada mangsa yang terjerat, harimau akan datang ke kebun warga, ungkapnya.

Selain itu, dia juga meminta warga yang melihat keberadaan harimau agar segera berkoordinasi dengan pihak BKSDA Sumut, Balai TNBG, dan pihak terkait lainnya untuk penanganan selanjutnya.

Jangan membuat keputusan sendiri yang bisa merugikan warga dan binatang harimau itu sendiri. Sebab, harimau merupakan binatang yang dilindungi, tegasnya.

Camat Tambangan Muslih membenarkan pihak BKSDA Sumut dan Balai TNBG sedang memasang kandang jebak. Dia mengakui penampakan harimau di wilayahnya membuat warga resah. Bahkan, sudah hampir tiga hari warga tidak berani beraktivitas di kebun.

Bukan itu saja, sekolah SD di desa ini sempat diliburkan, karena warga takut kemunculan harimau itu. Mudah-mudahan pemasangan kandang jebak ini membuahkan hasil. Sehingga, warga merasa aman. Harimau juga terselamatkan, tuturnya.

Reporter: Lokot Husda Lubis

Tags: Ancam KeselamatanDesa PastapHarimauKandang JebakWarga
ShareTweet
Next Post
Edy Rahmayadi Optimistis UIN Sumut Lebih Maju Dipimpin Prof. Nurhayati

Edy Rahmayadi Optimistis UIN Sumut Lebih Maju Dipimpin Prof. Nurhayati

Discussion about this post

Recommended

Menunggu Ceramah UAS, Ratusan Kaum Ibu Salat Berjamaah di Masjid Agung

Menunggu Ceramah UAS, Ratusan Kaum Ibu Salat Berjamaah di Masjid Agung

3 tahun ago
Polres Madina Gelar Operasi Keselamatan Toba, Ini Sasarannya

Polres Madina Gelar Operasi Keselamatan Toba, Ini Sasarannya

2 tahun ago

Popular News

  • Menaklukkan Aspal Sumatera, Ini Jalur Mudik Terbaik dari Jakarta ke Bukittinggi

    Menaklukkan Aspal Sumatera, Ini Jalur Mudik Terbaik dari Jakarta ke Bukittinggi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Yayasan SPS Soroti Ketidakjelasan Regulasi Program MBG di Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Penjelasan Wakapolda Sumut Terkait Penertiban PETI di Perbatasan Tapsel-Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Sumut Sita Dua Ekskavator Tambang Emas Ilegal di Siabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sikat Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Madina-Tapsel, Polda Sumut Amankan 12 Ekskavator

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025