• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, September 30, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Faskes IPJT RSUP M. Djamil Padang Belum Seimbang dengan Jumlah Pasien

SUMATERA BARAT

by Saparuddin Siregar
Kamis, 5 Oktober 2023
0 0
0
Faskes IPJT RSUP M. Djamil Padang Belum Seimbang dengan Jumlah Pasien

RSUP Dr. M. Djamil Padang, Sumatera Barat. (FOTO: ISTIMEWA),

ADVERTISEMENT

Padang, StartNews Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama menilai saat ini kondisi fasilitas kesehatan di RSUP Dr. M. Djamil Padang, Sumatera Barat, khususnya Instalasi Pelayanan Jantung Terpadu (IPJT), masih kurang berimbang dengan jumlah antrian pasien yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit ini.

RSUP Dr. M. Djamil merupakan salah satu rumah sakit yang ditunjuk sebagai pusat pelayanan jantung di regional Sumatera dan sebagai rumah sakit rujukan di wilayah Sumatera bagian tengah.

“Fasilitas yang ada di dalam Rumah Sakit M. Djamil di Kota Padang ini begitu luar biasa, tetapi masih tidak seimbang dengan antrian pasien yang begitu besar untuk mendapatkan layanan kesehatan di rumah sakit ini, jelas Ade Rezki Pratama di Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (4/10/2023).

Berdasarkan paparan Direktur Utama RSUP M. Djamil, kata dia, disampaikan bahwa rumah sakit ini tidak hanya menjadi rumah sakit rujukan di Sumatera Barat, tetapi juga di Sumatera bagian tengah yang meliputi Provinsi Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Utara bagian selatan, dan sekitarnya.

Dia mengatakan Komisi IX DPR RI melihat ada beberapa penyakit yang jumlah kasusnya cukup tinggi, di antaranya penyakit jantung. Oleh karena itu, RSUP M. Djamil sudah memiliki infrastruktur gedung yang mumpuni, tetapi belum mempunyai alat-alat kesehatan dasar untuk memberikan pelayanan dasar jantung terpadu.

“Komisi IX datang untuk memberikan dukungan, termasuk di antaranya hadir pejabat eselon I Kementerian Kesehatan RI. Komisi IX tentu memiliki politik anggaran untuk dapat memberikansupportkepada rumah sakit yang memang benar-benar dibutuhkan bagi publik yang ada di sekitar,” ujarnya.

Ade berharap pada tahun mendatang, fasilitas kesehatan untuk pelayanan jantung terpadu di RSUP M. Djamil sudah dapat ditingkatkan menjadi lebih baik lagi agar bisa memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara terkait pertemuan Komisi IX DPR dengan Gubernur Sumatera Barat, Ade menyampaikan, salah satu pokok pembahasannya mengenai stunting di Provinsi Sumatera Barat. Menurut data yang ada di sistem aplikasi online Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), disebutkan telah terjadi penurunan angka stunting di Sumatera Barat yang cukup signifikan, yakni sudah mencapai single digit, 99,9 persen.

“Namun, hasil ini tidak selaras dengan hasil yang diterbitkan oleh BKKBN dan Kementerian Kesehatan melalui status survei gizi. Kami mengira kedua hasil tersebut bisa menjadi dasar perhitungan dan pertimbangan bagi pemerintah provinsi untuk tidak berpuas diri. Pemerintah Provinsi dapat saling bersinergi dan bersatu-padu dalam menurunkan angka stunting ini,” tukasnya.

Reporter: Rls

Tags: dengan Jumlah PasienFaskes IPJTPadangRSUP M. Djamil
ShareTweet
Next Post
Masa Jabatan Kades dan Besaran Kenaikan Dana Desa Belum Disepakati

Ingat…! Ini Tujuh Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024

Discussion about this post

Recommended

Camat Kotanopan Resmikan Rumah Tahfiz Yayasan Baitul Quran Nurul Anshar

Camat Kotanopan Resmikan Rumah Tahfiz Yayasan Baitul Quran Nurul Anshar

4 tahun ago
Kisah Siti dan Sudin, Anak Orangutan Sumatera yang Selamat dari Perdagangan Ilegal

Kisah Siti dan Sudin, Anak Orangutan Sumatera yang Selamat dari Perdagangan Ilegal

3 tahun ago

Popular News

  • Polri Pangkas Birokrasi SKCK, Bebas Pungli, dan Cetak Mandiri Mulai 2027

    Polri Pangkas Birokrasi SKCK, Bebas Pungli, dan Cetak Mandiri Mulai 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berpapasan Jarak 20 Meter dengan Harimau, TNBG Amankan Warga dan Satwa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026