• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Juni 23, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Dugaan Pungli dan Kecurangan Penggunaan Anggaran di Disdik Madina

by Redaksi
Senin, 24 April 2023
0 0
0
Dugaan Pungli dan Kecurangan Penggunaan Anggaran di Disdik Madina
ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Dugaan pungli dan kecurangan dalam penggunaan anggaran menyelimuti Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam beberapa waktu ke belakang. Tak ayal, instansi yang dipimpin Dollar Hariyanto ini pun kerap jadi sorotan publik.

Dugaan itu bukan tanpa alasan. Terkini, pengadaan mobiler dengan nilai Rp3,4 miliar dan penyelenggaraan test IQ bagi siswa SD kelas III-IV dan SMP kelas 7-9 menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat. Bahkan, mahasiswa berkali-kali melakukan unjuk rasa meminta pertanggungjawaban kadisdik.

Isu pungli yang belakangan mencuat adalah pembayaran SK kepala sekolah, pemotongan THR, dan pengurusan SKP guru sertifikasi. Disdik sekarang banyak kutipan. THR dipotong Rp50 ribu dan pengurusan SKP guru sertifikasi juga diminta ratusan ribu, kata salah satu guru di kawasan Panyabungan beberapa hari lalu.

Ternyata, dugaan kecurangan dalam penggunaan anggaran tidak hanya terjadi tahun ini. Sesuai Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sumatera Utara tahun 2021 ditemukan banyak kejanggalan dalam penggunaan anggaran di dinas tersebut.

Beberapa temuan antara lain pembayaran gaji kepada pihak yang tidak berhak. Dalam laporan tersebut ada dua orang yang tidak berhak menerima gaji. Kemudian, kekurangan volume bangunan fisik terjadi pada 24 item. Akibatnya, ada dugaan kerugian negara sebesar Rp460.468.871,47 dengan denda ratusan juta rupiah. Dalam laporan itu disampaikan baru sebagian yang dikembalikan ke kas daerah.

Dalam hal ini fungsi pengawasan penggunaan anggaran yang melekat pada Dollar Hariyanto sebagai kepala instansi pun dipertanyakan.

Tak hanya kekurangan volume, bahkan ada aset bangunan yang tidak diketahui keberadaannya. Sesuai laporan BPKP tersebut, setidaknya ada 22 bangunan tanpa wujud di bawah naungan Disdik Madina. Selain itu ada juga penempatan proyek fisik yang diduga kuat tanpa tinjauan lapangan dan berakibat bangunan yang datang tidak maksimal.

Misalnya, di salah satu sekolah dasar di Gunung Tua ada bangunan bertingkat. Kuat dugaan bangunan bertingkat tersebut bukan direncanakan, melainkan akibat tak ada cross check di lokasi. Sama halnya dengan pembangunan perpustakaan di salah satu SD di Panyabungan. Pembangunan perpustakaan itu terkesan dipaksakan karena sejatinya tidak ada lahan yang cukup. Akibatnya, perpustakaan itu masuk ke tanah sekolah di belakangnya.

Medio Januari-Februari 2023 lalu, terbit berita di berbagai media daring yang menyebutkan beberapa bangunan belum selesai, tapi pembayarannya telah 100 persen. Bangunan-bangunan itu pun akhirnya tak rampung.

Belakangan yang menjadi sorotan tajam masyarakat adalah pengadaan tes IQ dengan biaya Rp125 ribu per siswa. Dalam hitungan kasar, sebagaimana disampaikan mahasiswa yang tergabung dalam Komandan, sekitar Rp7,1 miliar dana BOS harus dialokasikan untuk tes tersebut. Dengan banyaknya persolan anggaran di Dinas Pendidikan dan masih banyak sekolah yang sarana prasarananya belum memadai, pengadaan tes IQ itu pun menuai kontroversi. Seakan-akan tes tersebut dipaksakan untuk kepentingan pihak-pihak tertentu.

Dollar Hariyanto yang dimintai keterangan lewat konfirmasi tertulis sebelum cuti Idulfitri sampai berita ini dirilis memilih bungkam. Padahal softcopy surat juga dikirim lewat aplikasi WhatsApp dan telah dibaca yang bersangkutan.

Keengganan Dolar memberikan informasi kepada wartawan sudah bukan rahasia lagi. Banyak wartawan yang mengeluh karena kepala Dinas Pendidikan Madina itu sulit dihubungi.

Reporter: Rls

ShareTweet
Next Post
KPU Madina Buka Pendaftaran Bacaleg pada 1 Mei

KPU Madina Buka Pendaftaran Bacaleg pada 1 Mei

Discussion about this post

Recommended

Cahaya Al Qur’an di Masjid Raya Panyabungan, Warisan Sang Imam Besar Masjidil Haram

Cahaya Al Qur’an di Masjid Raya Panyabungan, Warisan Sang Imam Besar Masjidil Haram

4 bulan ago
Surati Bupati, Warga Aek Banir Minta Kepala Desa Dicopot

Surati Bupati, Warga Aek Banir Minta Kepala Desa Dicopot

6 tahun ago

Popular News

  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isak Tangis Istri dan Pesan Terakhir Muhammad Solih dari Lubang Tambang Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akun TikTok Wak Labu Bongkar Dugaan Pemerasan Kades di Siabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tangkap Tiga Mantan Petinggi BGN, Satu Sempat Buron ke Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026