Panyabungan, StartNews Namanya sudah tak asing lagi di kalangan para penikmat musik cadas. Bahkan, wajahnya sudah familiar lantaran sering menghiasi layar kaca dalam program talk show. Bahkan, video yang merekam kepiawaiannya menabuh drum selalu viral dan membetot perhatian para netizen di jagad maya.
Figur yang dibicarakan ini bernama Desy Hariyanti, SH. Dalam kesehariannya, Desy bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Pemkot Padangsidimpuan.
Walaupun hidupnya kini tergolong mapan sebagai PNS, tapi Desy masih tetap menggeluti profesinya sebagai drumer. Boleh dibilang, menggebuk drum ibarat nafas dalam hidupnya. Tak heran bila Desy kerap mengusir pikiran stres dengan menabuh drum di studio musik miliknya.
Bekerja sebagai PNS yang bertugas di bidang promosi investasi sekaligus menjadi drummer bukanlah hal yang mudah dijalankan secara beriringan. Namun, Desy punya kiat tersendiri agar dua bidang yang nggak nyambung itu dapat berjalan seirama.

Kalau ada job dan waktunya benturan dengan pekerjaan di kantor, terpaksa saya cancel sebelumnya. Untungnya, hari kerja PNS hanya Senin sampai Jumat. Sedangkan job ngeband lebih sering di hari libur, Sabtu dan Minggu, kata Desy saat dibincangi startnews di Studio StartFM Madina, Panyabungan, Selasa (3/8/2021).
Sejak kecil Desy memang sudah dijejali oleh ayahnya yang juga berprofesi sebagai musisi. Desy juga menoreh prestasi gemilang sebagai pemenang utama ajang perlombaan drum cover se-Sumatera Utara yang dihelat produsen alat musik asal Jepang.
Sejak duduk dibangku SMP, Desy mulai gemar bermain drum. Namun, saat itu fokusnya masih terbagi. Setelah lulus kuliah, Desy kembali fokus menekuni hobinya bermain drum.
Desy sudah menjadi PNS selama 10 tahun. Pekerjaan sebagai PNS dengan beban tugas yang berat terkadang membuat pikiran Desy stres. Namun, dia bisa menyiasatinya dengan menjadikan drum sebagai pelampiasaan untuk menghilangkan stres dari pekerjaannya.
Selama perjalanan karier bermain drum, Desy memiliki sosok idola yang dia kagumi. Eno NTRL Gitara, drummer band NTRL inilah yang menjadi sosok idola bagi Desy.
Ada yang unik dari sosok Desy. Jika pada era kekinian banyak musisi yang terjun ke dunia politik karena sudah punya modal popularitas, lain halnya dengan Desy. Bontot dari tujuh bersaudara ini mengaku tidak tertarik naik ke panggung politik. Padahal, dia sudah punya modal popularitas untuk mencalonkan diri sebagai wakil rakyat di gedung parlemen daerah.
Saya memang orangnya tidak suka terjun ke dunia politik. Mungkin saya orangnya terlalu jujur, jadi nggak cocok di politik, kata wanita asal Padangsidimpuan ini.
Desy lebih tertarik menekuni bisnis jika kelak sudah pensiun sebagai PNS. Selain tetap mengelola studio musik, Desy justru berencana membuka bisnis kafe. Selain musik, ya mungkin saya bisa buka usaha seperti kafe atau mungkin jualan dan sebagainya sesuai dengan bidang pekerjaan yang saya tekuni sebagai PNS, pungkasnya.
Reporter: Saparuddin Siregar





Discussion about this post