Panyabungan, StartNews Untuk menjamin kesehatan hewan ternak sapi dan daging yang dikonsumsi masyarakat, Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meninjau langsung ‘poken bante atau pasar daging musiman yang dibuka masyarakat sehari mejelang Lebaran, Jumat (21/4/2023).
Kegiatan yang dilakukan bidang peternakan dinas pertanian Pemkab Madina ini juga bertujuan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Dinas Pertanian Madina Siar Nasution melalui Kabid Peternakan drh Asrul Azwar Lubis menjelaskan, 14 orang tim yang tersebar dibeberapa Kecamatan turun secara langsung ke lapangan sesuai dengan tugas fungsi masing-masing.
Tim tersebut terdiri dari pengutipan retribusi sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2011 tentang retribusi jasa usaha rumah potong hewan sebesar Rp 50.000/ekor sapi dan tim pemantau produk hewan, aman, sehat, utuh dan halal (Asuh) sesuai dengan Surat Edaran (SE) Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nomor 4586/SE/PK.350/04/2021.
Ini sudah kegiatan rutin pada hari besar umat Islam, seperti Ramadan, Idul Fitri, Idul Adha, kita melakukan pemantauan stok daging dan penjaminan produk hewan. Menjelang lebaran tahun ini, stok daging dan kesehatan hewan di Madina terjamin, cukup, dan sehat, ungkapnya.
Berdasarkan amatan Mohganews, harga daging sapi di pasar baru dan pasar lama Panyabungan mencapai Rp 180 ribu perkilogram. Sementara harga tulang soup dijual dengan harga Rp 140 perkilogram.
Reporter: Rls





Discussion about this post