• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Mei 17, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Dandim Tapsel Curhat Soal Disiplin Waktu di Rapat Paripurna DPRD Madina

by Redaksi
Kamis, 1 Desember 2022
0 0
0
Dandim Tapsel Curhat Soal Disiplin Waktu di Rapat Paripurna DPRD Madina

Dandim 0212/Tapanuli Selatan Letkol Inf. Amrizal Nasution. (FOTO: AKHIRUDDIN MATONDANG/BERITAHUTA.COM)

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Ada yang berbeda pada rapat paripurna DPRD Mandailing Natal (Madina), Selasa (29/11/2022) kemarin. Komandan Distrik Militer (Dandim) 0212/Tapanuli Selatan Letkol Inf. Amrizal Nasution interupsi meminta waktu bicara melalui podium yang biasa dipakai wakil rakyat menyampaikan pandangan umum anggota Dewan atau kata akhir fraksi.

Saya harus sampaikan unek-unek ini. Makanya tadi saya minta waktu bicara sebentar kepada ketua (dewan), kata Letkol Inf. Amrizal Nasution di hadapan paripurna DPRD Madina, seperti diberitakan beritahuta.com yang dikutip startnews.id pada Rabu (30/11/2022).

Paripurna dengan agenda pengesahan APBD Madina 2023 itu dipimpin Erwin Efendi Lubis (ketua), dan dihadiri antara lain Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution, unsur Forkopimda, sekdakab, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), dan undangan.

Sesaat sebelum agenda paripurna kedua dilanjutkan, Erwin Efendi Lubis menyebutkan Dandim meminta waktu bicara sebentar lantaran ada sesuatu hal yang ingin disampaikan. Lalu, Dandim berdiri dari kursi barisan Forkopimda. Dia berjalan menuju podium dan menyampaikan salam.

Amrizal mengaku sudah menyimpan unek-unek sejak pukul 10.00, yaitu setelah mendapat informasi belum ada tanda-tanda agenda paripurna bakal dimulai. Daripada dalam hati terus bertanya-tanya, dia memilih mengutarakannya. Pukul 10.00 tadi saya tanya ajudan saya, undangan pukul berapa. Lalu, dia jawab, pukul 10.00, Dan.

Pada pukul 10.30, Dandim tanya lagi ajudan. Eh, kau betul enggak, undangan pukul 10.00.

Siap komandan, pukul 10.00, jawab ajudan.

Karena penasaran, pukul 11.00, Amrizal putuskan berangkat menuju gedung Dewan. Kendaraan dinasnya pun meluncur dari tempat istirahat. Ya sudah, mungkin kita salah. Kita ke kantor Dewan saja, ujarnya kepada ajudan.

Sekitar pukul 11.30 Dandim tiba di kantor DPRD Madina, tetapi paripurna belum juga dimulai. Pertanyaannya ketua, kami inikandiundang. Ini yang undang berkenan enggak kami datang. Sebab, pas kami datang, yangngundang gakada. Itukanjadi pertanyaan saya. Betulgakkami ini diundang, tanya Amrizal sembari senyum.

Lalu, dia menyebutkan, Gimana ini Pak Bupati, kalau salah, saya mohon maaf. Sekali lagi mohon maaf.

Amrizal mengatakan untuk memenuhi undangan paripurna DPRD Madina, dia berangkat dari Padangsidimpuan pada pukul 06.00. Bagi saya waktu itu sangat penting sekali. Saya harus pantau lima wilayah, apalagi sekarang musim hujan. Terkadang ada longsor, jadi perlu terus monitor.

Sebenarnya bersamaan undangan DPRD Madina, Amrizal juga ada kegiatan lain. Namun, lantaran diundang ke Panyabungan, dia menghormati pengundang. Enggak apa-apa saya korbankan yang lain, sebutnya.

Dandim merasa perlu menyampaikan unek-unek itu, terutama untuk mempertanyakan apakah betul dia memang diundang. Kalau kita diundang ke rumah orang, tapi yang punya rumah enggak ada, bingung juga. Daripada saya pendam unek-unek ini, nanti enggak enak.

Erwin Efendi Lubis menyampaikan terima kasih kepada Dandim. Dia menganggap unek-unek itu sebagai kejutan bagi kalangan legislatif di daerah ini. In syaa Allahtak ada niat tidak menghargai tamu yang kami undang. Kami sangat menghargai dan mendewakan tamu kami, katanya.

Karena dewan sebagai lembaga politik, kata anggota Fraksi Partai Gerindra ini, terkadang ada proses penyesuaian yang terkadang jadwal undangan yang dibuat harus meleset. Bukan lantaran ada niat untuk memperlambat, tegasnya.

Agenda paripuna sendiri baru dimulai sekitar pukul 12.35 atau molor 2 jam lebih. Tentu saja unek-unek Pak Dandim ini jadi pembelajaran agar pada masa mendatang jadwal paripurna DPRD Madina bisa dimulai tepat waktu.

Reporter: Rls

 

Tags: Dandim TapselDPRD MadinaLetkol Inf. Amrizal Nasutionrapat paripurna
ShareTweet
Next Post
PTPN IV Enggan Kompromi, Bupati dan Ketua DPRD Kompak Bentuk Tim Investigasi

PTPN IV Enggan Kompromi, Bupati dan Ketua DPRD Kompak Bentuk Tim Investigasi

Discussion about this post

Recommended

Ratusan Warga Sumut Terima Sertifikat Tanah Program PTSL

Ratusan Warga Sumut Terima Sertifikat Tanah Program PTSL

2 tahun ago
Minangkabau Saiyo Panyabungan Gelar Tarhib Ramadan

Minangkabau Saiyo Panyabungan Gelar Tarhib Ramadan

4 tahun ago

Popular News

  • Lion Air akan Buka Penerbangan Rute Medan-Madina dan Madina-Padang

    Lion Air akan Buka Penerbangan Rute Medan-Madina dan Madina-Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dr. Mara Samin Lubis Dilantik Jadi Ketua STAIN Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Miris…! Keponakan Terpaksa Pindahkan Makam Paman-Bibiknya Demi Akhiri Konflik Warisan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sakti Matondang Klarifikasi Fakta Pembongkaran Makam Pasutri di Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rombongan Bupati Madina Studi Tiru Pengolahan Serai Wangi ke Garut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026