Hanya dalam waktu kurang dari satu jam setelah banjir bandang menerjang Kabupaten Solok, pasukan Brimob Polda Sumbar langsung terjun ke lokasi untuk operasi pencarian dan penyelamatan.
Solok, StartNews – Pasukan elite Polri dari Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Sumatera Barat (Sumbar) menunjukkan kesigapan luar biasa dengan menerjunkan ratusan personel dan peralatan evakuasi lengkap, hanya berselang 45 menit setelah bencana banjir bandang atau galodo menghantam wilayah Arosuka, Kabupaten Solok, Sumbar, Senin (21/9/2026) malam.
Bencana alam yang terjadi pada pukul 20.15 WIB tersebut langsung direspons dengan apel darurat pemberangkatan Tim Search and Rescue (SAR) pada pukul 20.20 WIB, sebelum akhirnya seluruh pasukan diberangkatkan menembus medan bencana pada pukul 21.00 WIB.
Operasi penyelamatan cepat tanggap ini dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Sumbar Kombes Pol. Lukman Syafri Dandel Malik. Sebanyak dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) Tim SAR dari Markas Komando Padang Sarai diberangkatkan ke lokasi, diperkuat oleh satu peleton tambahan dari Markas Komando Batalyon B Kota Padang Panjang di bawah pimpinan Plh. Komandan Kompi 1 Yon B Pelopor Ipda Liza Atmaja Putra.
Kehadiran ratusan aparat kepolisian ini difokuskan untuk mencari satu warga yang dilaporkan hilang, sekaligus mengamankan area sekitar Kantor Pekerjaan Umum dan Kantor Dinas Kesehatan yang mengalami kerusakan parah akibat terjangan air bah.
Untuk memaksimalkan operasi kemanusiaan di Arosuka, pasukan Brimob tidak datang dengan tangan kosong. Rombongan yang bergerak menggunakan lima unit bus, truk, serta sejumlah kendaraan taktis seperti mobil SAR khusus, kendaraan dapur lapangan, dan pengolahan air bersih ini membawa peralatan evakuasi kelas berat.
Pasukan juga dibekali puluhan jaket pelampung, helm keselamatan, tali karmantel, gergaji mesin, genset, hingga alat komunikasi radio panggil untuk memastikan koordinasi di lapangan tetap berjalan lancar meski di tengah kondisi pascabencana.
Terkait respons kilat jajarannya di Sumatera Barat, Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol. Ramdan Hidayat mengapresiasi tingginya insting kemanusiaan dan kesiapan operasional prajurit di lapangan.
“Kecepatan merespons panggilan darurat kemanusiaan adalah harga mati bagi setiap prajurit Brimob. Begitu menerima laporan adanya galodo di Solok, pasukan langsung bergerak membawa perlengkapan SAR penuh dalam hitungan menit. Kami hadir secepat mungkin untuk memastikan keselamatan warga dan mencari satu korban yang dilaporkan hilang. Bagi kami, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” kata Komjen Pol. Ramdan Hidayat, dikutip dari laman 110news.com, Selasa (22/9/2026).
Reporter: Sir





Discussion about this post