Jakarta, StartNews – Anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) Muslim Pulungan menyatakan rasa optimistisnya terhadap masa depan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Dia menyampaikan hal ini menyusul pelantikan pengurus baru DPW PKB Sumut periode 2026-2031 oleh Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin.
Muslim optimistis jajaran pengurus baru ini memiliki kapasitas untuk membawa partai besutan KH Abdurrahman ‘Gusdur’ Wahid tersebut melangkah lebih maju dan kompetitif di kancah politik lokal.
“Kami di daerah merasa sangat optimistis bahwa di bawah kepengurusan DPW PKB Sumut yang baru saja dilantik ini, partai akan mengalami lompatan besar. Saya yakin semangat baru ini akan membawa PKB semakin solid dan maju, khususnya dalam memenangkan hati masyarakat di seluruh wilayah Sumatera Utara,” ujar Muslim Pulungan melalui sambungan telepon.
Pelantikan yang berlangsung di kawasan Gambir, Jakarta, pada Rabu (4/2/2026) tersebut menjadi momentum penting bagi konsolidasi internal partai di seluruh Indonesia.

Dalam prosesi pelantikan tersebut, Cak Imin memberikan instruksi khusus kepada seluruh pimpinan DPW yang baru dikukuhkan agar fokus menjaga basis suara partai di daerah masing-masing. Menurut dia, menjaga kepercayaan konstituen merupakan prioritas utama bagi setiap pengurus yang baru mengemban amanah.
“Pengurus baru ini diharapkan menjaga suara PKB,” ujar Cak Imin saat memberikan arahan di hadapan para kader dan pimpinan wilayah.
BACA JUGA: – Muhaimin Iskandar Tunjuk Ashari Tambunan Jadi Ketua DPW PKB Sumut 2026-2031
Selain menjaga stabilitas suara, Cak Imin juga mendorong para pimpinan DPW untuk aktif melakukan pendekatan yang humanis agar masyarakat makin mencintai PKB. Menurut dia, rasa cinta masyarakat terhadap partai hanya bisa diraih jika para pengurus menunjukkan dedikasi nyata secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan cara apa? Dengan cara tiada hari tanpa pengabdian dan tiada hari tanpa pelayanan kepada masyarakat,” tegas Cak Imin mengenai strategi pendekatan partai ke akar rumput.
Lebih lanjut, pimpinan pusat PKB tersebut mengingatkan target partai tidak boleh berhenti hanya pada memenangkan pemilihan umum semata. Dia menuntut para pimpinan wilayah untuk mampu mencetak kader-kader unggul yang siap menjadi pemimpin, baik di tingkat eksekutif maupun legislatif di daerah masing-masing.
Cak Imin mengakui tanggung jawab yang dipikul oleh pengurus periode ini cukup berat karena harus menyeimbangkan antara manajemen internal partai dan pelayanan publik. Dia menjelaskan tugas mereka adalah mengelola PKB sekaligus mengurus dan melayani kebutuhan masyarakat secara bersamaan.
Di tengah tantangan zaman yang dinamis, Cak Imin juga memberikan peringatan keras agar para pimpinan DPW tidak bersikap gegabah dan selalu membuka diri terhadap perubahan. Dia menyoroti pentingnya adaptasi pada era disrupsi agar partai tidak terjebak dalam pola kerja lama yang sudah tidak relevan.
“Pengurus baru ini harus belajar karena zaman sedang berubah. Semua orang harus belajar. Semua orang tidak bisa stuck atau jumud. Harus belajar, dan memperbaiki pola kerja. Istilahnya, era disrupsi ini semua dituntut untuk belajar,” tambah Cak Imin.
Proses pemilihan pengurus baru itu telah melalui penyaringan yang ketat untuk menjamin kualitas kepemimpinan di tingkat wilayah.
Cak Imin menjelaskan pimpinan DPW PKB yang baru dilantik tersebut sebelumnya telah melewati sejumlah tahapan seleksi yang komprehensif, mulai dari tes psikologi hingga uji kepemimpinan.
Reporter: Sir





Discussion about this post