Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu mendeklarasikan perang terhadap jeratan rentenir, kemiskinan, dan narkoba lewat program KUR Berkah pascabencana.
Tapsel, StartNews – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu mengajak masyarakat bersama-sama memerangi jeratan rentenir, kemiskinan, dan peredaran narkoba melalui penguatan program ekonomi serta pembinaan keagamaan. Langkah ini sebagai strategi untuk memulihkan kesejahteraan warga melalui intervensi modal yang aman dan produktif.
Gus Irawan menyampaikan ajakan itu di hadapan ratusan jamaah saat menghadiri Pengajian Akbar Bulanan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Angkola Sangkunur, yang dirangkai dengan penyambutan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Lingkungan III Baringin, Kelurahan Sangkunur, Senin (22/6/2026).
“Kita sedang berperang. Perang melawan rentenir melalui KUR Berkah, perang melawan kemiskinan melalui program pemberdayaan ekonomi, dan perang melawan narkoba yang mengancam masa depan generasi muda,” kata Gus Irawan.
Pascabencana hidrometeorologi tahun 2025, kata dia, Pemkab Tapsel menggandeng Bank Sumut untuk pemulihan ekonomi dengan meluncurkan program KUR Berkah. Pembiayaan dengan bunga rendah ini menyasar kelompok perempuan pelaku usaha mikro guna memutus rantai ketergantungan dari lembaga pembiayaan liar berbunga tinggi.
Bupati mengatakan masyarakat yang saat ini terikat pinjaman berbunga tinggi dapat segera mengalihkan pembiayaannya ke program pemerintah ini. Dia mengimbau warga agar tidak takut melunasi pinjaman lama demi beralih ke sistem yang jauh lebih adil dan menguntungkan bagi ketahanan ekonomi keluarga.
Selain intervensi modal, Pemkab Tapsel juga menggerakkan sektor riil melalui pemanfaatan lahan produktif, termasuk program pengembangan 1.000 kolam ikan, perluasan lahan jagung hingga 10.000 hektare, serta fasilitas KUR berbunga nol persen yang berlaku hingga Desember 2026 bagi sektor pertanian.
“Tidak boleh ada lagi lahan tidur yang tidak produktif. Semua harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kita ingin Tapsel bangkit lebih cepat dan tumbuh lebih kuat,” tambah Gus Irawan.
Di sisi lain, Kepala Cabang Bank Sumut Sipirok, Ade Irma Hakim Nasution, mengatakan skema KUR Berkah dirancang untuk mempermudah masyarakat dengan memangkas jalur birokrasi. Petugas bank akan mendatangi kelompok-kelompok warga demi memberikan pendampingan tanpa harus datang ke kantor cabang.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post