• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Maret 1, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Bobby Kritik Ketimpangan Anggaran Rehabilitasi Pasca-bencana Sumut

by Redaksi
Sabtu, 28 Februari 2026
0 0
0
Bobby Kritik Ketimpangan Anggaran Rehabilitasi Pasca-bencana Sumut

Gubernur Sumut Bobby Nasution mengikut secara daring rapat koordinasi tingkat menteri yang berlangsung di Kantor Kemenko PMK Jakarta, Jumat (27/2/2026). (FOTO: DISKOMINFO SUMUT)

ADVERTISEMENT

Gubernur Sumut Bobby Nasution mengkritik keras ketimpangan anggaran rehabilitasi pascabencana di Sumut yang hanya disetujui 6,91% dari total kebutuhan Rp30,56 triliun.

Medan, StartNews – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution mengkritik draf rencana induk (Renduk) rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Pulau Sumatera. Dalam rapat koordinasi tingkat menteri yang berlangsung di Kantor Kemenko PMK Jakarta pada Jumat (27/2/2026), Bobby mempertanyakan transparansi data yang menyebabkan alokasi dana untuk Sumatera Utara merosot jauh dari angka kebutuhan riil di lapangan.

Berdasarkan data Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P), Provinsi Sumatera Utara sebenarnya membutuhkan dana sebesar Rp30,56 triliun untuk memulihkan wilayah terdampak. Namun, dalam dokumen Renduk versi pertama yang dipaparkan pemerintah pusat, Sumut hanya mendapatkan alokasi sebesar Rp2,11 triliun. Kondisi ini menciptakan selisih anggaran yang masif, yakni mencapai Rp28,45 triliun yang tersebar di lima sektor prioritas.

Bobby Nasution secara spesifik menyoroti sektor infrastruktur yang mengalami pemangkasan paling drastis. Dari total kebutuhan perbaikan infrastruktur sebesar Rp20,92 triliun, pemerintah pusat hanya mencantumkan angka Rp37,32 miliar dalam rencana induk tersebut. Angka ini dinilai tidak masuk akal mengingat terdapat sekitar 1,3 juta jiwa penduduk yang terdampak langsung oleh bencana alam pada akhir tahun 2025 lalu.

Bobby menegaskan perlunya sinkronisasi data yang jujur antara pemerintah daerah dan kementerian terkait agar tidak terjadi ketimpangan kebijakan. Dia meminta penjelasan terbuka mengenai indikator yang digunakan pusat dalam menentukan skala prioritas anggaran tersebut.

“Apakah ada data yang dari kami yang tidak sinkron ke kementerian atau lembaga? Kami perlu mendapatkan penjelasan apa alasan Sumut mendapatkan alokasi yang sangat kecil, hanya 6,91 persen dari kebutuhan anggaran R3P sebesar Rp30,56 triliun. Dengan total kekurangan mencapai Rp28,45 triliun di lima sektor utama,” tegas Bobby di hadapan para menteri.

Kritik tersebut mendapat perhatian serius dari Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono. Dia mengakui adanya kesenjangan besar antara usulan perbaikan dari daerah dengan verifikasi data yang dipegang oleh Kementerian PUPR. Ketidaksesuaian data inilah yang diduga menjadi penyebab utama rendahnya pagu anggaran untuk pemulihan infrastruktur di Sumatera Utara.

Menanggapi gejolak tersebut, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy memastikan dokumen yang dibahas masih bersifat draf awal atau versi pertama. Dia memberikan jaminan bahwa pemerintah pusat masih membuka pintu revisi bagi kepala daerah untuk memperbarui data kerusakan hingga akhir Maret mendatang.

“Rencana induk ini adalah versi pertama. Kami tetap membuka ruang masukan baru, seperti yang sudah disampaikan Gubernur Sumut, Wagub Aceh, dan Sekda Sumbar. Masukan dari kepala daerah wilayah terdampak sangat kami perhatikan, kami masih membuka masukan hingga 30 Maret,” ujar Rachmat Pambudy.

Reporter: Sir

Tags: AnggaranBobbyKetimpanganPasca-bencanaRehabilitasiSumut
ShareTweet
Next Post
Sembunyi di Kamar Mandi, Pemasok Sabu di Paluta Tak Berkutik Diringkus Polisi

Sembunyi di Kamar Mandi, Pemasok Sabu di Paluta Tak Berkutik Diringkus Polisi

Discussion about this post

Recommended

Gubernur Sumut Lantik 911 Pejabat Eselon III dan IV

Gubernur Sumut Lantik 911 Pejabat Eselon III dan IV

3 tahun ago
Hadiri HUT ke-17 Pujakesuma Sinunukan, Sukhairi Merasa Berada di Tanah Jawa

Hadiri HUT ke-17 Pujakesuma Sinunukan, Sukhairi Merasa Berada di Tanah Jawa

3 tahun ago

Popular News

  • Empat Pasangan Mesum Terjaring Razia di Kamar Hotel Padangsidimpuan

    Empat Pasangan Mesum Terjaring Razia di Kamar Hotel Padangsidimpuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asila Putri, Pulanglah Nak, Ibu Kangen…!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Misteri Kematian Nenek 70 Tahun di Tapsel, Ditemukan Terlilit Tali di Kebun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Boxing Day, Adu Jotos Sportif Warnai Malam Ramadan di Panyabungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HMI Desak Polres Madina Sita Sembilan Excavator di Lokasi PETI Kawasan HPT Siabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025