BNNK Madina bersama tim gabungan menggelar operasi Saber Bersinar di sejumlah kafe malam di Panyabungan. Petugas melakukan tes urine mendadak dan membeberkan hasil temuannya di lapangan.
Panyabungan, StartNews – Badan Narkotika Nasional Kabupaten Mandailing Natal (BNNK Madina) bersama tim gabungan menggelar operasi Saber Bersinar dengan merazia sejumlah tempat hiburan malam di Pusat Kota Panyabungan, Madina, Sabtu (30/5/2026) dini hari.
Sebelum bergerak ke lapangan, Kepala BNNK Madina Syamsul Arifin memimpin apel gabungan guna memberikan arahan teknis agar seluruh rangkaian razia berjalan kondusif dan sesuai prosedur.
Berbekal surat perintah untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba, tim gabungan menyisir wilayah Jalan Lintas Timur, dimulai dari Kafe Tio di Kelurahan Sipolupolu hingga berlanjut ke Kafe Masrin di Kelurahan Kayujati.
Di Kafe Tio, petugas mengamankan area dan melakukan tes urine secara mendadak kepada 12 orang pengunjung. Razia kemudian berlanjut ke Cafe Masrin, petugas kembali memeriksa identitas dan melakukan tes urine empat orang pengunjung lainnya.
Selama proses pemeriksaan berlangsung, petugas tetap mengedepankan sikap yang sopan dan humanis kepada para pengunjung kafe sembari memberikan sosialisasi mengenai bahaya narkoba.
Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh terhadap 16 pengunjung di kedua kafe tersebut, petugas membeberkan temuan otentik dari lapangan.
“Pelaksanaan operasi yang kita lakukan telah selesai, alhamdulillah dari dua lokasi yang kita razia kita dapati 16 orang, kita test urine semuanya negatif,” kata Kepala BNNK Madina Syamsul Arifin, dirilis tapsel.wahananews.co yang dikutip pada Minggu (31/5/2026).
Dia menyebut razia tersebut bentuk komitmen BNNK dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Madina. “Tempat hiburan malam menjadi salah satu lokasi yang rawan, sehingga perlu pengawasan dan penindakan secara berkala,” katanya.
Meskipun hasil razia nihil penyalahgunaan narkoba, kata dia, pihaknya tidak akan melonggarkan pengawasan. Dia mengatensi khusus kepada para pemilik usaha agar berkomitmen menutup rapat ruang gerak jaringan narkotika di tempat bisnis mereka.
“Kami berharap kepada pengelola tempat hiburan malam agar mematuhi aturan yang berlaku serta tidak memberikan ruang bagi penyalahgunaan narkotika. Kami akan terus melakukannya dan kami juga akan merazia ke berbagai tempat lain yang kami curigai,” kata Syamsul.
Reporter: Sir





Discussion about this post