• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, Oktober 12, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Birokrasi Lambat, Bupati Tapsel Gebrak Rapat Monev Huntap

by Saparuddin Siregar
Minggu, 11 Oktober 2026
0 0
0
Birokrasi Lambat, Bupati Tapsel Gebrak Rapat Monev Huntap

Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Progres Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Jumat (9/10/2026). (Foto: Istimewa)

ADVERTISEMENT

Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu mendesak percepatan pembangunan huntap dan penyelesaian sengketa lahan pascabencana tanpa terhambat birokrasi.

Medan, StartNews – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu mendesak pemerintah pusat dan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PRRP) segera memangkas prosedur birokrasi yang memicu keterlambatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana di Tapsel.

Gus Irawan melayangkan desakan itu di hadapan pejabat kementerian dan Pemprov Sumatera Utara dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Progres Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Jumat (9/10/2026).

Gus Irawan menilai lambannya progres pembangunan huntap yang ditangani Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) kontras dengan hasil kerja lembaga non-pemerintah. Dia menyebut Yayasan Buddha Tzu Chi justru telah menyelesaikan pembangunan huntap hingga siap dihuni oleh warga terdampak.

Menurut dia, persoalan utama di lapangan bersumber dari belum sinkronnya koordinasi antar-kementerian serta rumitnya perizinan status lahan Barang Milik Negara (BMN) yang menyita waktu.

“Monitoring dan evaluasi seharusnya membahas apa yang ditemukan di lapangan, apa kendalanya, kemudian kita cari jalan keluarnya. Jangan sampai rapat hanya membahas koordinasi dan dasar hukum, sementara persoalan di lapangan belum selesai,” tegas Gus Irawan.

Dia menekankan masyarakat korban bencana membutuhkan tempat tinggal yang pasti, bukan sekadar janji atau tumpukan laporan administrasi di atas meja rapat.

Ketidakpastian jadwal penyelesaian rumah permanen ini juga memicu keresahan warga yang kini menanyakan kejelasan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) maupun kelanjutan penyediaan hunian sementara (huntara).

Gus Irawan mengingatkan pemulihan pascabencana tidak boleh berhenti pada penyediaan fisik bangunan semata, melainkan harus mencakup pemulihan ekonomi dan mata pencaharian warga, khususnya di sektor pertanian.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menegaskan komitmen Pemprov Sumut untuk mempercepat penyelesaian infrastruktur dasar, mulai dari akses jalan, air bersih, listrik, hingga kepastian status hukum lahan penerima manfaat.

Pemkab Tapsel kini menunggu langkah konkret Satgas PRRP dan kementerian terkait untuk segera memutus mata rantai kendala birokrasi agar seluruh warga terdampak bencana bisa segera menempati rumah layak.

Reporter: Lily Lubis

Tags: Bencana TapselGus Irawan PasaribuHuntap TapselKementerian PKPPemkab TapselPemprov SumutSatgas PRRPTapanuli Selatan
ShareTweet
Next Post
Kapolri Mutasi 78 Jenderal dan Sepuluh Kombes, Ini Daftar Lengkapnya

Lagi, Kapolri Kocok Ulang Posisi 199 Pati dan Pamen

Discussion about this post

Recommended

Kembangkan Karet Bibit Unggul, H. Khoir: Petani Karet Harus Terima Perubahan

Kembangkan Karet Bibit Unggul, H. Khoir: Petani Karet Harus Terima Perubahan

6 tahun ago
Mengadu ke DPRD, 3 Kepala Desa Minta Kepsek SDN 001 Sihepeng Diganti

Mengadu ke DPRD, 3 Kepala Desa Minta Kepsek SDN 001 Sihepeng Diganti

5 tahun ago

Popular News

  • Bukti Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Metro Jaya Obral Nomor WA untuk Pengaduan Publik

    Bukti Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Metro Jaya Obral Nomor WA untuk Pengaduan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sensasi Naik Pedati Kerbau, Rombongan Turis Belanda Jelajahi Aek Pohon Panyabungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Bercampur Air, Banyak Kenderaan Mogok Usai Isi BBM di SPBU Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026