• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, Februari 2, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Berangkat dari Sumut, 5 WNI Penumpang Kapal Tenggelam di Selangor Tewas

by Redaksi
Jumat, 31 Desember 2021
0 0
0
Berangkat dari Sumut, 5 WNI Penumpang Kapal Tenggelam di Selangor Tewas

FOTO: ISTIMEWA

Jakarta, StartNews Korban meninggal pada insiden tenggelamnya kapal pengangkut puluhan Warga Negara Indonesia (WNI) di perairan perbatasan RI-Malaysia bertambah.

Koordinator fungsi penerangan dan sosial budaya Kedutaan Besar RI (KBRI) Kuala Lumpur Yoshi Iskandar mengatakan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) atau Pengawal Pantai Malaysia, kembali menemukan jenazah hanyut yang diduga merupakan penumpang kapal.

“Sejauh ini dari monitoring dan informasi pihak APMM pada Kamis (30/12/2021) di sekitar perairan, ditemukan empat mayat yang diduga korban dari kecelakaan tenggelamnya kapal di perairan Selangor, Malaysia, yang membawa WNI tersebut,” ungkap Yoshi Iskandar seperti diberitakan RRI.co.id, Jumat (31/12/2021).

Yoshi menambahkan, otoritas Malaysia tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap para jenazah. “Dalam kaitan ini segera dapat diidentifikasi dan post mortem memastikan identitas korban oleh pihak PDRM Malaysia,” terangnya.

Atas penemuan empat jenazah tersebut menjadikan total korban meninggal dari insiden kapal tenggelam di perairan Selangor, Malaysia, mencapai lima orang.

“Sejak tanggal 27 Desember hingga saat ini dilaporkan telah ditemukan lima mayat korban tenggelam kapal tersebut di perairan Malaysia,” tutur Yoshi Iskandar.

Jumat (24/12/2021),KBRI Kuala Lumpur menerima informasi dari Otoritas Malaysia terkait kejadian kapal tenggelam membawa penumpang diduga WNI.

Diperkirakan kapal boat berangkat dari Batu Bara, Sumut, menuju Sekinchan, Selangor dan tenggelam di perairan perbatasan antara Indonesia dan Malaysia.

Diketahui kapal bermuatan 57 penumpang dan empat orang Anak Buah Kapal (ABK).

Sebelumnya, insiden kapal karam yang membawa 60 Warga Negara Indonesia (WNI), terjadi di perairan Johor Bahru, Malaysia, Rabu (15/12/2021), telah menyebabkan 21 diantaranya meninggal dunia.

Sumber: RRI

Tags: Kapal TenggelamMalaysiaSelangorSumutWNI
ShareTweet
Next Post
Layak Jadi Sorotan, Pengangguran di Madina Tahun 2021 Capai 13.535 Orang

Layak Jadi Sorotan, Pengangguran di Madina Tahun 2021 Capai 13.535 Orang

Discussion about this post

Recommended

Ratusan Pelajar Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19 di Mapolres Madina

Ratusan Pelajar Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19 di Mapolres Madina

4 tahun ago
Ombudsman Sumut Soroti Kebebasan Pakai Gawai di Lapas dan Rutan

Ombudsman Sumut Soroti Kebebasan Pakai Gawai di Lapas dan Rutan

4 tahun ago

Popular News

  • Gubernur Sumut Resmikan Rute Penerbangan Wings Air Pinangsori–Pekanbaru

    Gubernur Sumut Resmikan Rute Penerbangan Wings Air Pinangsori–Pekanbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelantikan 3.990 PPPK Paruh Waktu Pemkab Madina Diadakan Secara Hybrid Kamis Lusa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terkait Integritas, Bupati Madina Ultimatum 3.990 PPPK Paruh Waktu yang Baru Dilantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejutan Zakat Gaji PPPK Guru di Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebelas Akademisi Berebut Kursi Ketua STAIN Madina Periode 2026-2030, Ini Nama-namanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025