Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan menangkap dua pemuda terkait transaksi ganja bermodal Rp350 ribu dan menyita barang bukti 89,86 gram ganja.
Padangsidimpuan, StartNews – Satuan Reserse Narkoba Polres Padangsidimpuan menangkap dua pria berinisial MRH (28) dan ASS (28) setelah terbukti bertransaksi ganja berbekal uang titipan senilai Rp350 ribu di Padangsidimpuan, Sumatera Utara.
Penangkapan beruntun yang berlangsung pada Minggu (18/10/2026) siang itu mengamankan barang bukti ganja 89,86 gram, yang dikemas dalam bungkus kertas nasi serta sebatang rokok.
Polisi melancarkan operasi penyergapan awal di Jalan Alboin Hutabarat, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, sekitar pukul 12.30 WIB setelah menerima laporan dari masyarakat setempat.
Saat dilakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, polisi mendapati barang bukti ganja yang diselipkan MRH di dalam celananya. Penggeledahan itu disaksikan oleh Kepala Lingkungan Wek VI Saiful Simanjuntak.
“Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga yang langsung ditindaklanjuti personel di lapangan hingga berhasil mengamankan tersangka beserta barang bukti,” ujar Kasi Humas Polres Padangsidimpuan AKP Ida Mery.
Berdasarkan hasil interogasi di tempat, MRH mengaku membeli barang haram tersebut atas perintah dan pendanaan dari rekannya, ASS, sebelum akhirnya membelinya dari seorang pemasok berinisial WJ.
Berbekal pengakuan tersebut, petugas bergerak cepat melakukan pengejaran hingga berhasil meringkus ASS di kawasan Jalan Ompu Sarudak, Kelurahan Hutaimbaru, sekitar pukul 14.00 WIB.
Dalam keterangannya kepada penyidik, ASS mengaku menyerahkan uang tunai sebesar Rp350 ribu kepada MRH untuk menyuruhnya mencari dan membeli paket ganja tersebut.
Selain menyita puluhan gram ganja, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti pendukung berupa satu unit ponsel pintar Oppo A16, satu unit sepeda motor Honda Beat Street BB 2274 GA, dan sisa uang tunai senilai Rp50.000.
Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti diboyong ke Mapolres Padangsidimpuan guna menjalani pemeriksaan intensif. Sementara pemasok berinisial WJ masih diburu polisi.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post