Medan, StartNews Ketua Umum Badan Silaturahmi Pesantren Sumatera Utara (BSPSU) sekaligus Ketua Panitia Kerja Tetap Daerah (Panjatabda) Sumut Drs. H Yulizar Parlagutan Lubis, M.Psi mengingatkan kepada kepala daerah kabupaten dan kota supaya lebih peduli terhadap atlet santri dari pondok pesantren di ajang Pekan Olahraga Raga dan Seni Sumatera Utara (Pospedasu) VII.
Bang Puli, panggilan akrab Yulizar Parlagutan Lubis, mengatakan Pospedasu diharapkan tidak hanya menjadi ajang rutinitas. Sudah saatnya santri-santri bisa menunjukkan bahwa binaan pondok pesantren juga memiliki keunggulan di bidang olahraga dan seni.
Saya mendengar ada beberapa santri ikut di Pospedasu ini dengan biaya sendiri. Kita berharap setiap kepala daerah harus melihat ini. Apalagi mereka mewakili kabupaten dan kota, kata Bang Puli saat dihubungi via seluler di sela-sela kegiatan Pospedasu VII di Ponpes Darul Arafah, Rabu (22/12/2021).

Dia juga berharap pondok pesantren lebih berani mandiri dan tidak bergantung pada pemerintah daerah. Saya punya keyakinan, ponpes juga bisa punya kemampuan untuk melahirkan atlet terbaiknya di PON, katanya.
Pospedasu VII tahun 2021 yang dihelat pada 18-23 Desember2021 diikuti 1.192 santri mewakili 21 kabupaten dan kota se-Sumatera Utara. Pospedasu tahun ini juga diikuti 260 pelatih dan official untuk 10 nomor yang diperlombakan.
Reporter: Lokot Husda Lu





Discussion about this post