• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Maret 1, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Balas Serangan, Iran Arahkan Rudal ke Pangkalan Militer AS di Qatar dan Bahrain

by Redaksi
Sabtu, 28 Februari 2026
0 0
0
Balas Serangan, Iran Arahkan Rudal ke Pangkalan Militer AS di Qatar dan Bahrain

Rudal Iran menarget pangkalan AS di Bahrain dan Qatar. (FOTO: X/@TonySeruga)

ADVERTISEMENT

Iran resmi hapus ‘garis merah’ dengan menyerang pangkalan militer AS di Qatar dan Bahrain. Simak pernyataan tegas pejabat Iran mengenai target sah aset Amerika-Israel di Timur Tengah serta dampak eskalasi rudal IRGC yang kini meluas ke wilayah Teluk.

Teheran, StartNews – Eskalasi konflik di Timur Tengah memasuki babak baru setelah Iran resmi menghapus ‘garis merah’ dalam strategi militernya. Teheran menegaskan serangan rudal yang mereka luncurkan tidak lagi terbatas pada wilayah Israel, melainkan meluas dengan menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat yang tersebar di negara-negara Teluk, termasuk Qatar dan Bahrain.

Langkah berani itu menandai pergeseran radikal dalam peta konflik kawasan. Di Qatar, Kementerian Pertahanan setempat mengonfirmasi sistem pertahanan Patriot harus bekerja keras mencegat rudal Iran yang masuk ke wilayah udara mereka.

Seorang pejabat Qatar menyebutkan setidaknya ada dua proyektil yang berhasil dilumpuhkan sebelum menghantam sasaran. Namun, situasi berbeda dilaporkan terjadi di Bahrain. Ledakan besar mengguncang wilayah tersebut setelah kantor berita Fars melaporkan serangan langsung terhadap fasilitas vital Amerika Serikat.

Target utama di Bahrain adalah pusat layanan Armada Kelima Angkatan Laut AS yang bermarkas permanen di Manama. Mengingat posisi Bahrain sebagai sekutu utama Washington di Teluk Persia, serangan ini menjadi pesan keras bagi negara-negara yang menampung kekuatan militer Barat.

Pihak berwewenang Bahrain telah mengonfirmasi bahwa pangkalan strategis tersebut memang menjadi sasaran tembak dalam gelombang serangan terbaru ini.

Seorang pejabat senior Iran menegaskan kepada Al Jazeera bahwa pihaknya tidak akan lagi memberikan toleransi terhadap keberadaan militer asing yang dianggap berkolaborasi dengan Israel.

Pejabat tersebut menyatakan semua aset dan kepentingan Amerika serta Israel di Timur Tengah kini menjadi target yang sah bagi militer Iran.

Menurut dia, tidak ada lagi batasan atau protokol keamanan yang akan dipatuhi setelah agresi gabungan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.

“Semua aset dan kepentingan Amerika dan Israel di Timur Tengah telah menjadi target yang sah. Tidak ada garis merah setelah agresi ini, dan semuanya mungkin terjadi, termasuk skenario yang sebelumnya tidak dipertimbangkan,” tegas pejabat senior tersebut dalam pernyataannya.

Lebih lanjut, pihak Teheran menepis segala seruan internasional yang meminta mereka untuk menahan diri. Mereka menganggap tuntutan agar Iran menunjukkan pengekangan diri adalah sesuatu yang tidak masuk akal dan hanya sekadar angan-angan belaka di tengah situasi perang yang sudah terbuka.

Pihak Iran mengklaim telah menyiapkan tanggapan yang jauh lebih kompleks dan berjangka panjang sebagai balasan atas apa yang mereka sebut sebagai agresi kriminal terhadap kedaulatan Republik Islam.

“Amerika Serikat dan Israel telah memulai agresi dan perang yang akan memiliki dampak luas dan jangka panjang. Kami tidak terkejut dengan agresi gabungan Amerika-Israel dan kami memiliki tanggapan yang kompleks tanpa batas waktu,” tambah pejabat tersebut menutup pernyataannya.

Kondisi ini dipicu oleh pengumuman Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran yang mengonfirmasi peluncuran gelombang besar rudal dan drone. Serangan ini diklaim sebagai pembalasan langsung atas tindakan musuh yang dinilai telah melampaui batas di wilayah-wilayah pendudukan.

Reporter: Dbs/Sir

Tags: BahrainBalas SeranganIranPangkalan Militer ASQatarRudal
ShareTweet

Discussion about this post

Recommended

Covid-19 di Madina: Kontak Erat Kembali Bertambah

Covid-19 di Madina: Kontak Erat Kembali Bertambah

5 tahun ago
Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Pasien Terjun dari Lantai Empat RSUD Padangsidimpuan

Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Pasien Terjun dari Lantai Empat RSUD Padangsidimpuan

6 tahun ago

Popular News

  • Empat Pasangan Mesum Terjaring Razia di Kamar Hotel Padangsidimpuan

    Empat Pasangan Mesum Terjaring Razia di Kamar Hotel Padangsidimpuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asila Putri, Pulanglah Nak, Ibu Kangen…!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Misteri Kematian Nenek 70 Tahun di Tapsel, Ditemukan Terlilit Tali di Kebun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Boxing Day, Adu Jotos Sportif Warnai Malam Ramadan di Panyabungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HMI Desak Polres Madina Sita Sembilan Excavator di Lokasi PETI Kawasan HPT Siabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025