Asila Putri (15), siswi MTs di Padangsidimpuan, dilaporkan hilang sejak 21 Februari 2026. Diduga kabur bersama teman sekelas, keluarga memohon bantuan informasi.
Padangsidimpuan, StartNews – Suasana duka dan kecemasan menyelimuti kediaman pasangan Ahmad Gian Fahru dan Wita Wahyuni di Jalan Merdeka, Simpang IKIP, Kelurahan Samora, Kota Padangsidimpuan. Putri sulung mereka yang baru berusia 15 tahun, Asila Putri, dilaporkan hilang dan diduga kabur dari rumah sejak Sabtu, 21 Februari 2026.
Hingga saat ini, pelajar kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs) tersebut belum memberikan kabar keberadaannya, sehingga membuat pihak keluarga resmi menempuh jalur hukum dengan melapor ke pihak kepolisian.
Kronologi kejadian bermula saat Asila meminta izin untuk pergi ke warung di sekitar rumahnya. Namun, tanpa disadari oleh orangtuanya, gadis remaja tersebut justru membawa pergi satu unit sepeda motor serta dua unit ponsel milik ayah dan ibunya.
Wita Wahyuni menjelaskan, sang anak pergi tanpa membawa persiapan apapun, termasuk pakaian ganti, karena awalnya hanya beralasan ingin membeli baju di dekat rumah.
“Dia sempat meminta uang kepada saya untuk membeli baju. Tapi dengan alasan dia pergi ke warung depan, tapi tidak buka. Terus dia tidak sabar, dia bolak-balik nengok warung itu tidak buka dan ngambil kunci kereta tanpa sepengetahuan saya dan di situlah dia pergi dari rumah,” ungkap Wita Selasa (24/2/2026).
Kecurigaan Asila tidak pergi sendirian muncul setelah orangtua dari rekan sekelasnya yang berinisial W mendatangi rumah mereka. Berdasarkan informasi tersebut, W diduga ikut pergi bersama Asila dengan membawa tas ransel berisi pakaian.
Wita menegaskan selama ini hubungan di dalam rumah tangga mereka tergolong harmonis dan tidak ada perselisihan besar yang memicu sang anak untuk nekat meninggalkan rumah.
“Baik-baiknya kami, Pak. Minta uang pun dia, kami kasih. Kalau masalah marah, ada marah karena masalah kerjaan, nggak mau dia cuci piring. Udah itu aja, selebihnya gak ada,” tambah Wita yang menegaskan bahwa teguran kecil tersebut hal yang wajar dalam pengasuhan sehari-hari.
Keluarga telah melaporkan kasus hilangnya remaja ini ke Polres Padangsidimpuan dengan Laporan Gangguan Nomor: L/GANGGUAN/B/2/II/2026/SPKT/Polres Padangsidimpuan/Polda Sumatera Utara. Polisi kini mendalami laporan tersebut guna melacak keberadaan Asila dan temannya.
Wita yang terus didera rasa rindu hanya bisa berharap agar masyarakat dapat membantu menemukan buah hatinya yang memiliki ciri fisik tinggi badan sekitar 160 cm, rambut hitam yang sering dikuncir, serta terakhir kali terlihat mengenakan baju cokelat dan celana hitam.
“Harapan saya, semoga dia segera ditemukan. Pulang Nak, Ibu kangen,” ucap Wita sambil terisak menahan tangis.
Bagi masyarakat yang melihat atau memiliki informasi mengenai keberadaan Asila Putri, keluarga sangat memohon bantuannya untuk segera menghubungi nomor kontak 0852-6056-7202 atau 0853-7288-0114 atau bisa langsung melaporkannya ke kantor polisi terdekat.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post