• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Juni 19, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Arab Saudi Buka Ibadah Umrah untuk Jamaah Indonesia, Ini Syaratnya

by Redaksi
Selasa, 12 Oktober 2021
0 0
0
Arab Saudi Buka Kembali Umrah untuk Jamaah Indonesia, Pemerintah Diminta Jamin Prokes

Ilustrasi. (FOTO: DETIK.COM)

ADVERTISEMENT

Jakarta, StarNews Pemerintah Arab Saudi membuka kembali pintu bagi jamaah Indonesia untuk melaksanakan umrah. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi, yakni karantina bagi mereka yang belum divaksin.

Untuk karantina itu bagi yang tidak penuhi syarat kesehatan. Seperti belum booster, padahal vaksinnya Sinovac atau baru sekali vaksin dan sebagainya. Lalu karantina lima hari dilakukan di hotel yang ditunjuk, kata Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Eko Hartono, Selasa (12/10/2021).

Seperti diketahui, sebagian besar masyarakat Indonesia divaksin dengan sinovac yang belum masuk dalam daftar merek vaksin yang disetujui pemerintah Arab Saudi. Eko berharap agar jamaah Indonesia tidak perlu karantina, tetapi ada beberapa hal yang harus dilakukan jika umrah tanpa karantina.

Kita berharap tidak ada yang karantina karena akan kurangi waktu ibadah. Makanya diusahakan jamaah penuhi syarat vaksin dua kali (sinovac) plus booster. Atau dapat vaksin dua kali dengan menggunakan yang disetujui Saudi sejak lama, yaitu Pfizer, Moderna, Johnsons, dan Astrazeneca. Dengan demikian langsung bisa umrah tanpa karantina, paparnya.

Eko mengatakan, untuk pemenuhan syarat umrah tanpa karantina juga tidak mudah. Misalnya, terkait vaksin booster yang tidak mudah karena masyarakat Indonesia belum semua tervaksinasi.

Di sisi lain bisa saja menambah waktu umrah agar dapat melakukan karantina terlebih dahulu. Terkait hal itu, Eko mengatakan hal tersebut ranah privat karena menyangkut biaya.

Ini kan ranah privat. Tergantung masing-masing karena terkait biaya, katanya.

Eko mengatakan saat ini tengah dibahas bersama pemerintah Arab Saudi terkait jalan keluar terbaiknya.Makanya lagi dibahas dengan Saudi bagaimana jalan keluarnya ini, pungkasnya.

Sumber: RRI

Tags: Arab SaudiIbadah UmrahJamaah IndonesiaSyarat Umrah
ShareTweet
Next Post
Pembangunan Jembatan Gantung Hutarimbaru Terkendala Pembebasan Lahan

Pembangunan Jembatan Gantung Hutarimbaru Terkendala Pembebasan Lahan

Discussion about this post

Recommended

Pendamping Desa Harus Berperan Menuntaskan Kemiskinan Ekstrem

Gus Halim: Perlu Langkah Taktis untuk Perkuat Eksistensi Pendamping Desa

4 tahun ago
Pendaftaran Caketum KONI Madina Dibuka hingga 18 Desember 2024

Pendaftaran Caketum KONI Madina Dibuka hingga 18 Desember 2024

2 tahun ago

Popular News

  • Mensesneg Ungkap Alasan Pencopotan Dadan dari Jabatan Kepala BGN

    Kejagung Tangkap Tiga Mantan Petinggi BGN, Satu Sempat Buron ke Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isak Tangis Istri dan Pesan Terakhir Muhammad Solih dari Lubang Tambang Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akun TikTok Wak Labu Bongkar Dugaan Pemerasan Kades di Siabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026