• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Januari 15, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Antisipasi Omicron, Gubernur Sumut Sampaikan 10 Perintah Ini untuk Kabupaten dan Kota

by Redaksi
Senin, 7 Februari 2022
0 0
0
Antisipasi Omicron, Gubernur Sumut Sampaikan 10 Perintah Ini untuk Kabupaten dan Kota

FOTO: DISKOMINFO SUMUT

Medan, StartNews Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta kesiapan seluruh kabupaten/kota untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 akibat varian Omicron di daerah ini. Edy pun menyampaikan 10 arahan kepada kabupaten/kota terkait penanganan tersebut.

Pertama,pemberlakuan sistempembelajarancampuran (hybrid learning)mulai 7 Februari 2022 hingga pemberitahuan lebih lanjut.Yaitu sistem pembelajaran campuran antara pertemuan tatap muka atau luring50%dan daring50%.

Kedua, Satgas atau Pemkab/Pemkomelakukan surveilans apabila menemukan kasus baru di satuan pendidikan, dan ketiga agar menghentikan sementara PTM terbatas apabila positivity rate lebih dari 5%, ujar EdyRahmayadisaatmemimpinrapat koordinasi dalam rangka kesiapan Rumah Sakit di Sumut dalam lonjakan kasusCovid-19dan evaluasiPembelajaran Tatap Muka (PTM)di Sumut,di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Medan, Senin (7/2/2022).

Keempat, Edy menyampaikan,setiap pihak agar melaksanakan SWAB RT-PCR acak pada pendatang dari Jakarta, Jawa dan Bali di bandara, pelabuhan dan terminal bus.

Kelima melaksanakan percepatan vaksinasi booster Covid-19 pada lansia dan komorbid.Hingga kini, vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 89,74% atau 10.248.408, dosis kedua mencapai 57,57% atau 6.754.327, serta vaksin dosis III atau booster sudah mencapai 228.130.

Keenam, melaksanakan protokol kesehatan yang ketat di rumah atau tempat ibadah. Ketujuh, membatasi jam operasional pusat perbelanjaan atau mall sampai dengan pukul 20.00 WIB. Kedelapan, membatasi rumah makan, restoran dan kafe hingga pukul 21.00 WIB.

Bupati dan walikota tolong benar-benar datangi, ingatkan lagi, sosialisasikan, edukasikan, karena satu-satunya yang bisa menghambat ini(lonjakan kasus Covid-19)yang paling ampuh adalah Prokes ini, ujar Edy.

Kesembilan, Edy memintapemerintah kabupaten/kota agar memastikan isolasi terpusat diaktifkan bagi pasien terkonfirmasi Covid-19. Edy juga meminta kepada seluruh direktur rumah sakit se-Sumut untuk menyiapkan kamar-kamar,apabila kasus melonjak tinggi. Selain kamar, obat-obatan, alat medis, seperti oksigen juga mesti dicek kesiapannya.

Rumah sakit juga diminta jangan menolak pasien yang datang. Khusus kepada rumah sakit semua menyiapkan, apabila tak terbendung ini, saya minta semua lakukan yang pernah kita lakukan, terkoordinir dengan Satgas, kata Edy.

Edyjugamengingatkan, apabila setiap pihak tidak melakukan apa-apa, maka diprediksi, kasus akan mencapai 10 ribu pada dua hingga tiga minggu ke depan. Ia menyampaikan puncak gelombang 3 diprediksi pada 19 Februari 2022 dengan jumlah kasus 10.280. Untuk itu, seluruh kabupaten/kota harus bersama-sama mengantisipasi hal tersebut.

Kesepuluh, pemerintah kabupaten/kota memberikan pelayanan telemedisin kepada pasien terkonfirmasi Covid-19. Setelah saya sampaikan ini, masing-masing kabupaten/kota harus benar-benar aktif, jangan abai, ini tanda kita menyayangi rakyat kita,tegasEdy.

Edy juga mengharapkan perekonomian jangan sampai terganggu. Ia mengingatkan, rakyat harus sehat sekaligus ekonomi tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Kasus positif di Sumut pada 6 Februari telah mencapai angka 245 kasus dengan positivty rate 1,56%. Untuk kasus varian Omicron sendiri, Sumut memilikienamkasus Omicronyangterkonfirmasi. Beberapa di antaranya merupakan kasus transmisi atau penularan lokal.

Anggota Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Restuti Saragih menyampaikan telah terjadi peningkatanempatkali lipat dalam kasus seminggu terakhir (29 Januari hingga 4 Februari 2022). Begitu pula dengan keterisian rumah sakit yang terus meningkat.

Saat ini memang keterisian rumah sakit saat ini relatif rendah. Bed Occupancy Rate (BOR) mencapai 4,61%. Meski masih jauh di bawah ambang maksimal yang dianjurkan WHO yakni 60%. Tapi ini jangan sampai terulang lagi orang sampai susah dapat kamar, ujar Restuti,pada rapat koordinasiyangdilakukan secara daring danluring, yang diikutiparaBupati dan Walikota se-Sumuttersebut.

Reporter: Rls

Tags: 10 PerintahGubernur SumutkabupatenKotaOmicron
ShareTweet
Next Post
Capaian Vaksinasi Dosis Dua di Madina Masih Rendah

Capaian Vaksinasi Dosis Dua di Madina Masih Rendah

Discussion about this post

Recommended

Usai Banjir, Sejumlah Sekolah di Madina Diliburkan

Usai Banjir, Sejumlah Sekolah di Madina Diliburkan

3 tahun ago

Peduli Uighur, Masyarakat Muslim Madina Gelar Aksi Solidaritas

6 tahun ago

Popular News

  • Hasil Evaluasi Kemenpan-RB 2025, Pelayanan Publik Pemkab Madina Raih Kategori C

    Hasil Evaluasi Kemenpan-RB 2025, Pelayanan Publik Pemkab Madina Raih Kategori C

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Madina Segera Lantik 3.997 PPPK Paruh Waktu, Kontrak Berlaku Satu Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 18 Luka Tusuk, Petani Asal Tapsel Diduga Korban Pembunuhan di Pijorkoling

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tolak Beri ‘Uang Rokok’, Seorang Pria di Padangsidimpuan Kritis Ditusuk Preman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siswi MAN 1 Padangsidimpuan Kritis Usai Tabrakan dengan Truk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025