• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Anggaran DD Tak Transparan, Musdes Gunung Tua Jae Ricuh

by Redaksi
Jumat, 31 Januari 2020
0 0
0
Anggaran DD Tak Transparan, Musdes Gunung Tua Jae Ricuh
ADVERTISEMENT
Foto: Musdes Gunung Tua Jae Ricuh

Panyabungan, StArtNews-Musyawarah desa (Musdes) yang dilaksnakan di gedung Madrasah Gunung Tua Jae, Panyabungan dalam rangka pembahasan dana desa tahun 2020, Kamis (30/1) kemarin, berakhir ricuh.

Kericuhan terjadi akibat masyarakat yang hadir dalam musdes itu tidak menerima atau menolak penggunaan dana desa tahun 2019 yang masih banyak belum dikerjakan. Masyarakat merasa dibodoh-bodohi aparat desa. Maka dari itu masyarakat pun menolak pelaksanaan musyawarah dana desa tahun 2020

Salah satu masyarakat Desa Gunung Tua Jae kepada wartawan mengatakan kericuhan terjadi akibat tidak adanya transparansi Kepala Desa dalam pengelolaan dana desa selama ini kepada masyarakat.

Ketika musyawarah ini dilaksanakan, kami masyarakat Desa Gunung Tua Jae merasa gerah dengan ketidaktransparanan Kepala Desa dalam penggunaan dana desa ini. Bisa kita lihat beberapa item kegiatan pembangunan pada tahun 2019 seperti pembangunan drainase, rehab Mmadrasah dan pembangunan jalan tidak dilaksanakan oleh Kepala Desa. Kami pikir lebih baik kami tidak menerima dana desa lagi pada tahun ini apabila seperti ini pengelolaannya, ungkapnya.

Dia juga mengatakan, selama ini mereka merasa dibodoh-bodohi oleh Kepala Desa karena seluruh masyarakat desa tidak pernah diundang untuk mengikuti musyawarah dana desa pada tahun-tahun sebelumnya. Hanya orang-orang dekat yang diundang oleh Kepala Desa.

Hampir seluruh masyarakat Desa menolak untuk dilaksanakannya musyawarah tersebut karena kami sudah merasa di bodoh-bodohi selama ini. Baru kali ini semua masyarakat diundang dalam musyawarah dana desa. Selama ini hanya orang-orang dekatnya saja yang diundang oleh kepala desa dan kami tidak mengakui absensi yang sudah kami tanda tangani tersebut. Kami meminta diselesaikan dulu pembangunan dana desa tahun lalu baru dilaksanakan kembali musyawarah ini, tegas Faisal.

Meskipun sudah dapat penolakan dari masyarakat, pihak aparat desa tetap melanjutkan musyawarah penggunaan dana desa tahun 2020.

Reporter: Saima Putra

Editor: Hanapi Lubis

Tags: ADDdana desaKorupsi Dana Desa
ShareTweet
Next Post
Anggota DPRD Madina Hasmaruddin Nasution:  Bupati Harus Copot Kadis Pendidikan Madina

Anggota DPRD Madina Hasmaruddin Nasution: Bupati Harus Copot Kadis Pendidikan Madina

Discussion about this post

Recommended

Hati-hati, Jalan Provinsi Menuju Pantai Barat Madina Nyaris Putus

Hati-hati, Jalan Provinsi Menuju Pantai Barat Madina Nyaris Putus

4 tahun ago
Jangan Tunda Bayar Utang

Jangan Tunda Bayar Utang

5 tahun ago

Popular News

  • Mensesneg Ungkap Alasan Pencopotan Dadan dari Jabatan Kepala BGN

    Kejagung Tangkap Tiga Mantan Petinggi BGN, Satu Sempat Buron ke Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Malapraktik, Pasien Laporkan RS Permata Madina dan Dua Dokter ke Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Madina Salurkan 62 Ribu Paket Bantuan Beras dan Minyak Goreng

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Misteri Urine Jernih di Malam Minggu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026