• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Juni 20, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Aktivitas PETI Marak Lagi di Kotanopan, Sungai Batang Gadis Keruh

by Redaksi
Kamis, 2 November 2023
0 0
0
Aktivitas PETI Marak Lagi di Kotanopan, Sungai Batang Gadis Keruh

Para pelaku tambang emas ilegal menggunakan alat berat di aliran Sungai Batang Gadis, tepatnya di Kelurahan Pasar Kotanopan dan Desa Hutaimbaru, Kecamatan Kotanopan, Madina, Rabu (1/11/2023). (FOTO: STARTNEWS/AGUS HASIBUAN)

ADVERTISEMENT

Kotanopan, StartNews Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) masih menjadi momok yang merusak lingkungan di Kabupaten Mandailig Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut). Walau sering ditertibkan aparat penegak hukum (APH) meskipun hanya lewat spanduk imbauan aktivitas PETI ini tetap marak dan kerap berpindah-pindah tempat.

Belakangan ini, aktivitas PETI marak beroperasi di Sungai Batang Gadis di wilayah Kecamatan Kotanopan.Pada pagi hari, aliran Sungai Batang Gadis yang membelah delapan kecamatan di Kabupaten Madina ini masih terlihat jernih dan bersih. Namun, air sungai mulai keruh beranjak siang dan makin pekat pada sore hari.

Jurnalis StartNews mencoba menelusuri Sungai Batang Gadis yang berada persis di sebelah Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) itu, Rabu (1/11/2023). Penyebab aliran Sungai Batang Gadis jadi keruh diduga akibat aktivitas PETI yang menggunakan alat berat dan mesin penyedot pasir.

Jurnalis StartNews menemukan sejumlah alat berat sedang beroperasi di daerah aliran Sungai Batang Gadis, tepatnya di Kelurahan Pasar Kotanopan dan Desa Hutaimbaru, Kecamatan Kotanopan.

Meski hanya berjarak puluhan meter dari Jalinsum dan pusat Pemerintahan Kecamatan Kotanopan, tetapi para pelaku PETI itu tampak leluasa menjalankan aktivitas ilegalnya. Mereka mengeruk aliran sungai untuk mencari biji emas tanpa merasa cemas dipergoki aparat penegakan hukum.

Diperkirakan ada belasan alat berat yang beroperasi di kecamatan yang menjadi kampung halaman Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution itu. Selain alat berat, ada juga yangmenggunakan mesin donpeng atau mesin diesel untuk menyedot tanah dan pasir dari dasar sungai.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, dalam sehari satu unit alat berat mampu menghasilkan sekitar 400 gram emas murni, bahkan dapat mencapai 700 gram.

Camat Kotanopan Pangeran Hidayat membenarkan maraknya aktivitas PETI di wilayahnya. Menurut dia, sedikitnya ada tiga unit alat berat yang aktif beroperasi di Kelurahan Pasar Kotanopan dan Desa Hutaimbaru.

Memang betul, di Kecamatan Kotanopan ini ada beberapa titik yang dilakukan masyarakat penambangan secara ilegal, artinya tidak mendapat izin dari pemerintah, kata Pangeran saat dijumpai di kantornya, Rabu (1/11/2023).

Di beberapa titik aliran Sungai Batang Gadis di wilayah Desa Hutaimbaru dan Kelurahan Pasar Kotanopan, menurut dia, ada tiga alat berat yang beroperasi. Selebihnya para pelaku PETI menggunakan mesin donpeng.

Jika aktivitas PETI itu tidak segera ditertibkan, menurut Pangeran, akan berdampak pada pencemaran dan kerusakan lingkungan.

Kami sudah berulangkali mengimbau supaya dihentikan. Kita juga telah melaporkan hal itu kepada pimpinan kita, Bupati Madina ” tutur Pangeran.

Sementara Kapolsek Kotanopan Iptu Parsaulian Ritonga saat ditemui di kantornya pada Rabu (1/11/2023) tidak berada ditempat.Melalui sambungan telepon, Kapolsek mengaku sedang tugas ke Mapolres Madina dan menyarankan media untuk menghubunginya pada lain waktu. ‘

Reporter: Agus Hasibuan

Tags: IlegalKotanopanLingkunganPETIpolres madinaTambang Emas
ShareTweet
Next Post
Mendagri Minta Polisi Aktif Awasi Kampanye Hitam Jelang Pemilu 2024

Mendagri Minta Polisi Aktif Awasi Kampanye Hitam Jelang Pemilu 2024

Discussion about this post

Recommended

Peserta Fotografi Camp STAIN Madina Belajar Ekowisata dan Keragaman Hayati di TNBG

Peserta Fotografi Camp STAIN Madina Belajar Ekowisata dan Keragaman Hayati di TNBG

8 bulan ago
Lindungi Penyelenggara Pilkada, KPU Madina Teken MoU Dengan BPJamsostek Ketenagakerjaan

Lindungi Penyelenggara Pilkada, KPU Madina Teken MoU Dengan BPJamsostek Ketenagakerjaan

6 tahun ago

Popular News

  • Mensesneg Ungkap Alasan Pencopotan Dadan dari Jabatan Kepala BGN

    Kejagung Tangkap Tiga Mantan Petinggi BGN, Satu Sempat Buron ke Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isak Tangis Istri dan Pesan Terakhir Muhammad Solih dari Lubang Tambang Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akun TikTok Wak Labu Bongkar Dugaan Pemerasan Kades di Siabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026