Sebanyak 29 aparatur sipil negara mendaftar dalam seleksi terbuka untuk memperebutkan 13 posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau eselon II di lingkungan Pemkab Madina.
Panyabungan, StartNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menutup masa pendaftaran seleksi terbuka untuk 13 posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau eselon II dengan total 29 peserta yang akan saling bersaing ketat.
Proses pendaftaran yang berlangsung sejak 15 Juni 2026 itu menempatkan sosok Yuri sebagai pendaftar pamungkas yang melengkapi berkas tepat sebelum tenggat waktu berakhir. Masuknya nama terakhir ini mengubah peta persaingan di beberapa instansi strategis yang dibuka oleh pihak panitia seleksi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Madina Ahmad Meinul Lubis menjelaskan, dinamika pendaftaran bergerak cepat menjelang detik-detik akhir penutupan.
“Sampai penutupan pendaftaran kemarin, Jumat, 26 Juni 2026, ada 29 pendaftar,” kata Meinul, Sabtu (27/6/2026). Dengan masuknya berkas Yuri, kata dia, total pelamar menjadi 29 orang.
Dilihat dari sebaran peminat, kursi Kepala Dinas Sosial dan PPPA menjadi posisi yang paling banyak diincar oleh para abdi negara dengan jumlah pelamar mencapai tujuh orang. Sementara posisi di BKPSDM membayangi di urutan kedua dengan enam pendaftar.
Berdasarkan aturan main seleksi, panitia memberikan keleluasaan bagi para peserta untuk memperbesar peluang kelulusan mereka. Setiap pendaftar diberikan hak pilih untuk mengajukan berkas pada dua tempat atau instansi yang berbeda secara simultan.
Setelah fase pendaftaran ini rampung, seluruh berkas peserta berada di meja panitia untuk memasuki tahap verifikasi. Tim penilai akan menyaring keabsahan dokumen dan rekam jejak para calon pejabat tersebut.
“Tahapan berikutnya adalah seleksi administrasi yang berlangsung sampai 30 Juni 2026. Pengumuman yang lolos seleksi administrasi nanti, 1 Juli 2026,” ujar Meinul.
Guna menjamin transparansi dan objektivitas di tengah pengawasan publik, Pemkab Madina mempercayakan proses penilaian kepada lima anggota Panitia Seleksi (Pansel) yang memiliki komposisi berimbang.
Kursi ketua Pansel ditempati oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap.
Demi menjaga independensi, komposisi sisa anggota Pansel dibagi rata dengan melibatkan dua orang akademisi dari perguruan tinggi serta dua orang pejabat internal dari Pemkab Madina.
Berikut ini jumlah pendaftar untuk masing-masing instansi :
1. Dinas Perhubungan: empat orang;
2. Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD): tiga orang;
3. Inspektur Inspektorat: lima orang;
4. Dinas Koperasi dan UKM: empat orang;
5. Dinas Kesehatan: lima orang;
6. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB): tiga orang;
7. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR): tiga orang;
8. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM): enam orang;
9. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil): lima orang;
10. Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida): empat orang;
11. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag): tiga orang;
12. Dinas Sosial dan PPPA: tujuh orang;
13. Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan): empat orang.
Reporter: Sir





Discussion about this post