Merayakan milad ke-61, Ketua TP-PKK Madina Ny. Yupri Astuti Saipullah Nasution menggelar khataman Al-Qur’an dan santunan bagi 61 anak yatim sebagai wujud syukur dan pengabdian.
Panyabungan, StartNews – Ny. Yupri Astuti Saipullah Nasution memilih cara yang mendalam untuk menandai perjalanan usianya yang ke-61 tahun dengan mengubah ruang formal di Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal (Madina) menjadi episentrum doa dan kepedulian pada Jumat, 27 Maret 2026.
Alih-alih pesta pora yang megah, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Madina ini justru melabuhkan rasa syukurnya pada lantunan ayat suci Al-Qur’an dan kehangatan bersama puluhan anak yatim.
Suasana khidmat menyelimuti Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, saat deretan pria bersahaja duduk bersila melantunkan khataman Al-Qur’an yang memenuhi ruangan dengan ketenangan.
Angka 61 tahun ini tidak sekadar menjadi penanda usia bagi Ny. Yupri, melainkan simbol keberkahan yang dia bagikan kembali kepada 61 anak yatim yang hadir. Dalam momen ini, terlihat pemandangan menyentuh saat anak-anak tersebut secara bergantian menyalami dan mencium tangan sang Ketua TP-PKK, sebuah gestur penghormatan yang mencerminkan kedekatan emosional layaknya ibu kepada anak-anaknya.

Bupati Madina H. Saipullah Nasution, yang hadir mendampingi sang istri, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Baginya, bertambahnya usia sang istri menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat dan dukungan terhadap roda pemerintahan daerah.
Kehadiran anak-anak yatim di tengah-tengah mereka dianggap sebagai pembawa doa yang paling tulus untuk keberlangsungan tugas dan kesehatan keluarga.
“Dengan bertambahnya usia ketua TP-PKK, semoga menjadi amanah dan setia untuk selalu mendukung program pemerintah daerah,” kata H. Saipullah Nasution di sela-sela acara.

Saipullah juga secara khusus menitipkan harapan kepada anak-anak yang hadir agar senantiasa menyelipkan nama mereka dalam setiap doa yang dipanjatkan.
“Kepada anak-anak agar selalu mendoakan kami, untuk diberikan umur yang panjang dan Kesehatan, sehingga kedepan lebih bermanfaat lagi pada orang lain,” katanya.
Acara yang berlangsung penuh kehangatan ini ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng yang telah disiapkan secara khusus oleh para pengurus TP-PKK Kabupaten Madina. Potongan tumpeng tersebut menjadi simbol penutup rangkaian kegiatan yang memadukan antara spiritualitas, tradisi, dan kemanusiaan.
Reporter: Rls





Discussion about this post