Pemkab Madina targetkan perluasan lahan jagung hingga 490 hektare pada 2026. Kolaborasi dengan TNI dan Polri ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi petani lokal.
Panyabungan, StartNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) proaktif memperkuat kedaulatan pangan dengan mencanangkan penanaman jagung seluas 490 hektare sepanjang tahun 2026. Langkah ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat agraris di wilayah ini melalui skema bantuan benih yang masif.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, fokus pemerintah kali ini tidak hanya pada distribusi benih, tetapi juga pada integrasi lahan antara program daerah, pusat, serta areal binaan TNI dan Polri. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pertanian yang lebih solid guna mengejar target swasembada pangan nasional.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Madina Taufik Zulhandra Ritonga menjelaskan, sumber pendanaan benih dibagi menjadi dua skema besar. Bantuan dari pemerintah pusat dialokasikan untuk lahan seluas 395 hektare di delapan kecamatan yang masuk dalam kategori lokasi pascabencana.
Sementara Pemerintah Kabupaten Madina secara mandiri mengalokasikan bantuan untuk lahan seluas 95 hektare yang tersebar di dua kecamatan lainnya.
“Bantuan pemerintah pusat berupa benih jagung untuk lokasi bencana seluas 395 hektare tersebar di delapan kecamatan. Sementara pemerintah daerah juga mengalokasikan benih untuk dua kecamatan dengan luas 95 hektare,” ujar Taufik usai kegiatan penanaman serentak di Desa Lumban Pasir, Panyabungan, Sabtu (7/3/2026).
Taufik, yang juga menjabat Plt. Kepala Dinas Pertanian Madina, mengatakan perluasan lahan ini merupakan bagian dari strategi pembangunan daerah. Menurut dia, sektor pertanian mejadi fondasi utama yang mampu menyerap tenaga kerja sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah secara signifikan.
“Sektor pertanian mempunyai peranan penting dan strategis dalam pembangunan daerah yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh,” kata Taufik.
Di sisi lain, kolaborasi dengan aparat penegak hukum menjadi pembeda dalam program tahun ini. Polres Madina aktif membina lahan-lahan produktif sebagai bentuk dukungan nyata terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, dalam hal kemandirian pangan.
Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy optimistis peningkatan luas tanam akan berbanding lurus dengan kesejahteraan para petani di lapangan.
“Kami berharap pada tahun ini luas lahannya dapat ditingkatkan dari tahun sebelumnya, sehingga produktivitas jagung juga meningkat. Penanaman benih jagung serentak ini merupakan langkah Pemkab Madina menuju swasembada pangan, khususnya komoditas jagung dan beras,” kata Bagus Priandy.
Reporter: Sir





Discussion about this post