• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Mei 5, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Kemenkes Perketat Pengawasan Mutu Program Makan Bergizi Gratis

by Redaksi
Jumat, 9 Januari 2026
0 0
0
Kemenkes Perketat Pengawasan Mutu Program Makan Bergizi Gratis

FOTO: ISTIMEWA.

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperketat pengawasan mutu dan keamanan pangan seiring melonjaknya jumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga 8 Januari 2026, cakupan program ini tercatat telah menjangkau 55,1 juta orang per hari, melampaui target awal yang hanya 6 juta orang.

Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Oktavianus menegaskan peran sentral Kemenkes dalam program nasional ini adalah memastikan setiap makanan yang dibagikan memenuhi standar higienitas yang ketat. Pengawasan difokuskan pada dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

“Tugas utama Kementerian Kesehatan adalah pengawasan. Kami memastikan seluruh proses pengolahan makanan memenuhi standar kesehatan,” ujar dr. Benjamin dalam konferensi pers di SMKN 1 Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Untuk menjamin keamanan pangan, Kemenkes mewajibkan setiap dapur SPPG memiliki sertifikat laik higienis. Hingga saat ini, sebanyak 4.535 unit SPPG telah dinyatakan lulus sertifikasi setelah melalui rangkaian evaluasi menyeluruh, mulai dari kebersihan sarana hingga uji laboratorium.

Pria yang akrab disapa dr. Benny ini mengatakan pihaknya tidak memberikan toleransi bagi dapur yang tidak memenuhi standar. SPPG yang belum lolos verifikasi diwajibkan melakukan perbaikan total sebelum diperbolehkan mendistribusikan makanan kepada warga.

Capaian 55,1 juta penerima manfaat saat ini mencakup anak sekolah hingga ibu hamil. Angka ini dipandang sebagai progres signifikan menuju target akhir nasional sebesar 82 juta penerima manfaat.

“Melihat angka pelayanan hari ini yang mencapai 55,1 juta jiwa, ini hal yang luar biasa dalam perjalanan menuju target 82 juta penerima MBG,” tambah dr. Benny.

Reporter: Rls

Tags: KemenkesMakan Bergizi GratisMutuPengawasan
ShareTweet
Next Post
Siswi MAN 1 Padangsidimpuan Kritis Usai Tabrakan dengan Truk

Siswi MAN 1 Padangsidimpuan Kritis Usai Tabrakan dengan Truk

Discussion about this post

Recommended

Data Percepatan Penanganan Covid-19 Madina: 1 ODP Baru, Pelaku Perjalanan 8740 Orang

Data Percepatan Penanganan Covid-19 Madina: 1 ODP Baru, Pelaku Perjalanan 8740 Orang

6 tahun ago
Sambut Ramadan, Kades Singengu Julu Sembelih Sapi Jumbo untuk Warga

Sambut Ramadan, Kades Singengu Julu Sembelih Sapi Jumbo untuk Warga

3 bulan ago

Popular News

  • Respons Keresahan Warga, Polisi Gerebek Markas Sabu di Kelurahan Sipolupolu

    Respons Keresahan Warga, Polisi Gerebek Markas Sabu di Kelurahan Sipolupolu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rotasi Pejabat Lagi, Sahnan Pasaribu Jadi Plt. Kadis PUPR Madina Gantikan A. Faisal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis Perkim dan Plt. Kadis Kominfo Madina Digeser, Ini Penggantinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025